JATIMTIMES - Kuliner Indonesia kembali mendapat sorotan dalam daftar makanan manis terbaik di Asia. Kali ini, pisang goreng berhasil menempati posisi empat dalam daftar Top 100 Asian Dessert yang dirilis TasteAtlas.

Daftar tersebut diperbarui TasteAtlas pada Selasa (15/9/2026). Selain pisang goreng, jajanan tradisional Indonesia lainnya, yakni klepon, juga berhasil masuk dalam 10 besar dan berada di peringkat kedelapan.

TasteAtlas merupakan platform yang menghimpun informasi mengenai berbagai makanan tradisional, bahan makanan, hingga tempat makan dari berbagai negara. Platform tersebut juga memuat resep, ulasan kritikus kuliner serta penilaian dari pengguna.

Melalui sistem penilaian tersebut, TasteAtlas secara berkala menyusun sejumlah daftar makanan populer dari berbagai wilayah, termasuk daftar dessert terbaik di Asia.

Dalam daftar terbaru tersebut, pisang goreng berada di posisi keempat dengan skor 4,4.

Pisang goreng merupakan salah satu jajanan yang sangat mudah ditemukan di Indonesia. Proses pembuatannya pun relatif sederhana. Pisang bisa langsung digoreng atau terlebih dahulu dicelupkan ke dalam adonan tepung sebelum dimasak hingga berwarna keemasan.

Nama dan bentuk penyajiannya dapat berbeda di sejumlah daerah. Di Bali, misalnya, pisang goreng dikenal dengan sebutan godoh biu, sedangkan di Jawa terdapat istilah gedhang gorèng.

Jajanan ini umumnya dijual di warung, gerobak, hingga pedagang kaki lima dan menjadi bagian dari kuliner gorengan yang populer di masyarakat.

Penyajiannya juga tidak hanya sebatas pisang yang digoreng. Pisang goreng dapat diberi gula bubuk dan kayu manis, saus atau lelehan cokelat, selai, hingga es krim.

TasteAtlas juga mencatat adanya makanan berbahan pisang yang memiliki kemiripan di sejumlah negara Asia Tenggara. Di Filipina terdapat maruya, sementara Malaysia memiliki kuih kodok.

Tak hanya pisang goreng, jajanan tradisional Indonesia lainnya juga mencatatkan posisi tinggi. Klepon berada di peringkat kedelapan dengan skor 4,3.

Klepon dikenal sebagai jajanan berbentuk bulat yang umumnya berwarna hijau. Kudapan ini dibuat menggunakan tepung beras ketan dan memiliki isian gula aren.

Warna hijau pada klepon biasanya berasal dari pandan atau daun suji. Setelah dibentuk dan dimasak, klepon kemudian dibalut dengan kelapa parut.

Salah satu ciri khas klepon adalah gula aren di dalamnya. Ketika klepon masih segar, gula tersebut dapat berada dalam kondisi cair sehingga akan terasa lumer saat digigit.

Menurut TasteAtlas, klepon umumnya dikaitkan dengan Pulau Jawa. Di sejumlah wilayah lain, makanan yang memiliki kemiripan dikenal dengan nama onde-onde atau buah melaka.

Namun, penyebutan tersebut tidak selalu merujuk pada makanan yang sama. Di Jawa, misalnya, onde-onde biasanya digunakan untuk menyebut jin deui, yakni bola-bola berbahan tepung beras ketan yang umumnya diberi lapisan wijen.

Klepon sendiri secara tradisional disajikan menggunakan daun pisang. Perpaduan tekstur kenyal dari tepung ketan, gula aren yang meleleh di dalamnya, serta kelapa parut membuat jajanan ini memiliki perpaduan rasa manis dan gurih.

10 Dessert Terbaik di Asia Versi TasteAtlas

Selain pisang goreng dan klepon, daftar 10 besar TasteAtlas juga didominasi dessert dari Turki. Berikut daftarnya:

1. Antakya kunefesi - Turki

2. Fistikli sarma - Turki

3. Gaziantep baklavas - Turki

4. Pisang goreng - Indonesia

5. Dondurma - Turki

6. Kunefe - Turki

7. Khanom khrok - Thailand

8 Klepon - Indonesia

9. Chomchom - Bangladesh

10. Firin sutlac - Turki

Masuknya pisang goreng dan klepon dalam daftar tersebut menunjukkan bahwa jajanan tradisional Indonesia tidak hanya populer di dalam negeri. Keduanya juga mendapat perhatian dalam pemeringkatan kuliner yang dihimpun TasteAtlas berdasarkan penilaian penggunanya.

Dengan skor masing-masing 4,4 untuk pisang goreng dan 4,3 untuk klepon, dua jajanan khas Indonesia tersebut berhasil bersanding dengan berbagai dessert tradisional dari negara-negara Asia lainnya.