Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Korsleting Listrik Picu Kebakaran Home Industry Tusuk Sate, Kerugian Ditaksir Rp 400 Juta

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Yunan Helmy

11 - Sep - 2026, 17:35

Placeholder
Personel damkar saat menanggulangi kebakaran yang terjadi di sebuah home industry tusuk sate di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Jumat, 11 September 2026. (Foto: Damkar Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Korsleting listrik diduga memicu terjadinya kebakaran sebuah tempat usaha rumahan atau home industry tusuk sate di Dusun Madyorenggo, Desa Talok, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Berdasarkan hasil pendataan awal, kerugian material akibat insiden kebakaran tersebut diduga mencapai ratusan juta rupiah.

Di sisi lain,  kebakaran tersebut juga sempat viral dan beredar di sejumlah WhatsApp Grup. Berdasarkan rekaman video amatir yang dihimpun JatimTIMES pada Jumat 11 September 2026, tampak kobarkan api yang membara pada bangunan tempat usaha tusuk sate tersebut.

Baca Juga : Lurah Kranjingan Bersama dengan Tim Medis Puskesmas Gladak Pakem Lakukan Home Care Ibu Hamil Resti

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPK) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang Win Haliem mengatakan, peristiwa kebakaran yang kini viral tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis 10 September 2026 malam sekitar pukul 19.58 WIB.

"Sumber api penyebab kebakaran diduga diakibatkan  korsleting listrik pada tempat oven yang digunakan untuk mengeringkan tusuk sate," ujarnya saat dikonfirmasi Jumat 11 September 2026.

Data Pemadam Kebakaran (Damkar) mengungkapkan, home industry tusuk sate berukuran sekitar 420 meter persegi tersebut merupakan milik Sentot (66), warga Desa Talok, Kecamatan Turen.

"Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa kebakaran tersebut. Sementara terkait dugaan kerugian materialnya ditaksir mencapai Rp 400 juta," ujarnya.

Kebakaran tersebut diketahui pertama oleh Johan, salah satu anak buah dari pemilik home industry. Saksi saat itu mengetahui bahwa telah terjadi korsleting listrik pada oven yang digunakan sebagai tempat untuk mengeringkan tusuk sate.

"Oven yang diduga mengalami korsleting listrik tersebut kemudian menyebabkan terjadinya percikan api yang mengakibatkan kobaran api hingga menjalar ke bahan baku tusuk sate," jelasnya.

Baca Juga : Didukung 222 CCTV, Command Center 112 Surabaya Percepat Respons Warga

Peristiwa kebakaran tersebut kemudian dilaporkan oleh perangkat Desa Talok kepada Damkar Kabupaten Malang. "Empat unit kendaraan pemadam kebakaran beserta 11 personel Damkar Kabupaten Malang kemudian kami kerahkan ke lokasi kejadian sesaat setelah menerima laporan adanya kebakaran tersebut," imbuhnya.

Banyaknya material yang mudah terbakar mengakibatkan pemadaman kebakaran berlangsung hingga Jumat dini hari. Saat itu, pemadaman kebakaran di home industry tusuk sate tersebut juga turut melibatkan sejumlah personel gabungan. Antara lain  unsur Pemerintah Desa (Pemdes) Talok, Pemerintah Kecamatan Turen, Polsek Turen, babinsa Talok, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, para relawan hingga warga sekitar.

"Penanganan kebakaran juga turut melibatkan satu unit kendaraan pemadam kebakaran dari Pindad. Api dinyatakan padam sekitar 3,5 jam setelah petugas tiba di lokasi untuk melakukan penanggulangan kebakaran pada tadi (Jumat 11 September 2026) dini hari," pungkasnya.


Topik

Peristiwa Kebakaran pabrik tusuk sate terbakar Kabupaten Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Yunan Helmy