JATIMTIMES - Setiap Jumat, umat Islam laki-laki yang memenuhi syarat diwajibkan menunaikan salat Jumat. Ibadah yang dilakukan dua rakaat ini ternyata memiliki sejumlah keutamaan, termasuk pahala besar dan penghapus dosa di antara dua Jumat.
Adapun pelaksanaan salat jumat dilakukan secara berjemaah pada waktu Zuhur dan didahului dengan dua khutbah. Dasar kewajiban salat jumat salah satunya terdapat dalam Al-Qur'an surah Al-Jumu'ah ayat 9. Allah SWT berfirman:
Baca Juga : Kalender Jawa Weton Jumat Legi 11 September 2026: Rezeki Selalu Ada
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا نُودِىَ لِلصَّلَوٰةِ مِن يَوْمِ ٱلْجُمُعَةِ فَٱسْعَوْا۟ إِلَىٰ ذِكْرِ ٱللَّهِ وَذَرُوا۟ ٱلْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ
Artinya: "Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui,"
Perintah tersebut juga ditegaskan dalam hadis Rasulullah SAW.
"Pergi menunaikan salat Jumat wajib bagi semua laki-laki yang sudah baligh," (HR An-Nasa'i).
Lalu, apa saja keutamaan yang bisa diperoleh dari melaksanakan salat Jumat?
Mengutip buku Super Berkah Shalat Jumat: Menggali dan Meraih Keutamaan karya Firdaus Wajdi, salat Jumat memiliki sejumlah hikmah yang dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus menjadi bekal bagi seorang muslim di akhirat.
Berikut beberapa di antaranya:
1. Mempererat hubungan sesama muslim
Salat Jumat mempertemukan umat Islam dalam satu tempat secara rutin. Pertemuan tersebut memberi kesempatan untuk saling mengenal, bertegur sapa, dan menjaga hubungan sosial antarsesama muslim.
2. Mendapatkan pahala besar
Melaksanakan salat Jumat merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Ibadah ini memiliki keutamaan dan ganjaran tersendiri bagi orang yang menunaikannya sesuai tuntunan.
3. Menjadi sebab terhapusnya dosa
Salat Jumat juga memiliki keutamaan sebagai salah satu amalan yang menjadi sebab diampuninya dosa-dosa di antara dua Jumat, selama seseorang menjauhi dosa besar.
Rasulullah SAW bersabda:
"Di antara salat lima waktu, di antara Jumat yang satu dan Jumat berikutnya, itu dapat menghapuskan dosa di antara keduanya selama tidak dilakukan dosa besar," (HR. Muslim)
4. Khutbah menjadi sarana belajar agama
Dua khutbah sebelum salat Jumat tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian ibadah. Isi khutbah dapat menjadi bahan renungan bagi jemaah untuk memperbaiki perilaku sekaligus menambah pemahaman tentang ajaran Islam.
5. Setiap langkah menuju masjid bernilai pahala
Keutamaan lainnya berkaitan dengan perjalanan seseorang menuju tempat pelaksanaan salat Jumat. Semakin awal datang dan semakin sungguh-sungguh mengikuti rangkaiannya, terdapat ganjaran besar yang dijanjikan.
Aus bin Aus meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
Baca Juga : 3 Amalan Pertama Kali Dihisab Saat Hari Kiamat, Nomor 1 Sering Diabaikan
"Barang siapa yang mandi pada hari Jumat dengan mencuci kepala dan anggota badan lainnya, lalu ia pergi di awal waktu atau ia pergi dan mendapati khutbah pertama, lalu ia mendekat pada imam, mendengar khutbah serta diam, maka setiap langkah kakinya terhitung sebagai puasa dan salat setahun," (HR. Tirmidzi)
6. Bentuk kasih sayang Allah SWT
Salat Jumat hanya terdiri atas dua rakaat. Ketentuan ini dipandang sebagai salah satu bentuk kasih sayang Allah SWT kepada umat Islam.
Mengutip NU Online, orang-orang dengan berbagai kondisi dapat berkumpul untuk menjalankan salat Jumat. Orang yang sehat, tidak bepergian, maupun yang memiliki kepentingan tertentu dapat melaksanakan ibadah tersebut dalam waktu yang relatif singkat karena hanya dua rakaat.
Syarat Wajib Salat Jumat
Tidak semua orang memiliki kewajiban melaksanakan salat Jumat. Dalam buku Fiqih karya Hasbiyallah, terdapat sejumlah syarat yang harus terpenuhi, yakni:
• Islam
• Baligh
• Merdeka
• Berakal
• Laki-laki
• Bukan musafir
• Dilaksanakan secara berjemaah
Karena belum baligh, anak-anak tidak termasuk golongan yang wajib melaksanakan salat Jumat. Begitu pula perempuan, yang tidak dibebani kewajiban salat Jumat. Dalam pelaksanaannya, terdapat perbedaan pendapat di antara empat mazhab mengenai jumlah minimal jemaah.
Mazhab Maliki menetapkan sedikitnya 12 orang laki-laki selain imam. Mazhab Hanafi berpandangan salat Jumat sah dengan tiga orang selain imam. Sementara mazhab Syafi'i dan Hanbali menetapkan sedikitnya 40 orang, termasuk imam. Perbedaan tersebut berkaitan dengan ketentuan jumlah jemaah. Adapun keempat mazhab sepakat bahwa salat Jumat dilaksanakan secara berjemaah.
Sunnah Sebelum dan Saat Salat Jumat
Selain menjalankan kewajiban utama, terdapat sejumlah amalan sunnah yang dianjurkan pada hari Jumat. Mengutip buku Panduan Salat Lengkap karya Ustaz Muhammad Syafril, beberapa di antaranya adalah:
• Menggunakan wewangian
• Datang lebih awal ke tempat salat Jumat
• Mandi setelah terbit fajar
• Mengenakan pakaian terbaik
• Menggunakan imamah atau sorban yang dililitkan di kepala
• Menyimak khutbah dengan baik
• Membaca surah Al-Kahfi
• Memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW
• Memperbanyak doa
Berbagai amalan tersebut dapat menjadi pelengkap untuk menghidupkan hari Jumat. Selain menjalankan kewajiban salat Jumat, seorang muslim dianjurkan memanfaatkan waktu tersebut untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga informasi ini bermanfaat.
