JATIMTIMES — Ribuan pasang kaki seketika menggetarkan sejuknya lereng Gunung Lawu dalam gelaran sport tourism paling spektakuler tahun ini, Lawu Fun Run 2026, Minggu pagi. Mengambil titik start dari kawasan ikonik Kampung Susu Singolangu, event edisi kedua ini sukses membuktikan pesatnya perkembangan daya tarik pariwisata Kabupaten Magetan.
Tercatat sebanyak 1.403 peserta memadati garis start tahun ini, melampaui capaian edisi perdana tahun lalu yang diikuti sekitar 1.200 pelari. Antusiasme yang terus meningkat ini makin mengukuhkan posisi Lawu Fun Run sebagai agenda olahraga tahunan favorit di Magetan.
Baca Juga : Jadwal Bioskop Surabaya dan Malang Sabtu 5 September 2026, Cek Film dan Harga Tiket
Tercatat sebanyak 1.403 peserta memadati garis start tahun ini, melampaui capaian edisi perdana tahun lalu yang diikuti sekitar 1.200 pelari. Antusiasme yang terus meningkat ini makin mengukuhkan posisi Lawu Fun Run sebagai agenda olahraga tahunan favorit di Magetan.
Prosesi pelepasan ribuan peserta (flag-off) dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Magetan dengan didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Magetan. Tepat pukul 06.00 WIB, sorak-sorai dari 1.403 pelari pecah saat bendera start resmi dikibarkan.
Menempuh rute menantang mengelilingi Telaga Sarangan, para peserta dari berbagai daerah disuguhi panorama alam megah khas Magetan. Kombinasi jalur yang dinamis, sejuknya udara pegunungan, serta bentangan air telaga yang indah memberikan pengalaman lari yang tak terlupakan.
"Atmosfernya luar biasa gokil! Start dari Kampung Susu Magetan sudah disuguhkan pemandangan asri, lalu lari mengelilingi Telaga Sarangan sensasinya beda banget. Lelahnya terbayar tuntas," ujar Rian (28), peserta asal Madiun.
Tak sekadar ajang olahraga, Lawu Fun Run 2026 terbukti menjadi mesin penggerak ekonomi warga Kabupaten Magetan. Tingkat okupansi homestay dan hotel di kawasan Sarangan melonjak drastis hingga dipenuhi pengunjung sejak H-2 acara. Sentra kuliner lokal hingga produk olahan susu khas Magetan pun panen omzet seiring membludaknya wisatawan.
Keberhasilan acara ini juga membawa dampak positif yang nyata bagi perekonomian warga lokal. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Magetan Nur Haryani menyoroti bagaimana Kampung Susu yang berada di bawah naungan Disnakkan mampu menjadi magnet ekonomi baru melalui ajang ini.
Baca Juga : Anak Krakatau Erupsi Semalaman: Lava Merah Menyala, Jangan Dekati Radius 3 Km
"Dampak ekonominya sangat luar biasa. Okupansi homestay dan hotel di sekitar kawasan Sarangan melonjak drastis menjelang acara. Sentra kuliner lokal hingga produk olahan susu khas Magetan di Kampung Susu pun panen omzet seiring meluapnya pengunjung," ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Magetan bersama Forkopimda mengapresiasi tinggi sinergi panitia dan masyarakat lokal yang menjaga keamanan serta kelancaran acara.
Melihat antusiasme peserta yang terus melonjak dari tahun ke tahun, panitia berjanji akan menghadirkan Lawu Fun Run edisi ketiga dengan skala yang lebih besar dan kejutan rute baru di Magetan.
