JATIMTIMES – BPJS Ketenagakerjaan terus memperkuat transformasi layanan berbasis digital untuk memudahkan peserta mengakses manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan. Sejumlah inovasi kini memungkinkan proses pengajuan klaim dilakukan lebih praktis, mulai dari memilih jadwal pelayanan hingga mengurus klaim tertentu tanpa harus datang ke kantor cabang.
Bagi peserta yang memilih pelayanan secara langsung, BPJS Ketenagakerjaan menyediakan sistem antrean online melalui Lapak Asik. Melalui layanan ini, peserta dapat menentukan kantor cabang, tanggal, hingga jam pelayanan yang tersedia sesuai kebutuhan.
Sistem tersebut memberikan kepastian waktu pelayanan sekaligus membantu peserta mengatur jadwal kedatangan. Dengan mekanisme antrean yang lebih terencana, waktu tunggu di kantor cabang juga dapat ditekan tanpa mengurangi kualitas pelayanan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Nganjuk, Tri Boeana Widayanti Kr., mengatakan transformasi layanan menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang semakin mudah dijangkau dan adaptif terhadap kebutuhan peserta.
“Transformasi layanan ini merupakan bagian dari upaya BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan pelayanan yang lebih cepat. Digitalisasi layanan juga diharapkan mampu mendorong masyarakat semakin memanfaatkan kanal elektronik yang telah tersedia sehingga proses administrasi menjadi lebih praktis dan efisien,” kata Tri.
Klaim JHT Bisa melalui JMO
Kemudahan juga diperluas melalui aplikasi Jamsostek Mobile atau JMO. Peserta yang mengajukan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) dengan saldo maksimal Rp15 juta dapat memanfaatkan aplikasi tersebut tanpa perlu datang langsung ke kantor cabang.
Sementara itu, pengajuan klaim lainnya dapat dilakukan melalui Lapak Asik dengan proses verifikasi secara daring sesuai ketentuan yang berlaku. Pilihan kanal tersebut memberi fleksibilitas kepada peserta untuk menentukan layanan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan jenis klaim yang diajukan.
Tri mengimbau peserta memanfaatkan kanal digital resmi BPJS Ketenagakerjaan agar proses layanan semakin praktis dan efisien. Meski digitalisasi terus diperluas, pelayanan tatap muka tetap tersedia untuk mengakomodasi kebutuhan peserta.
“Kami ingin peserta semakin mudah mengakses layanan, baik secara digital maupun datang langsung ke kantor cabang. Pilih kanal yang paling sesuai agar proses pelayanan lebih praktis, cepat, dan nyaman,” ujar Tri.
BPJS Ketenagakerjaan terus mengembangkan inovasi layanan digital dan tatap muka agar peserta semakin mudah, cepat, dan nyaman mengakses manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan.





