JATIMTIMES - Arus kendaraan yang melintas di jalur fungsional Tol Probolinggo–Situbondo (Prosiwangi) terpantau meningkat signifikan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. Satuan Lalu Lintas Polres Situbondo mencatat total 11.443 kendaraan melintas melalui Gerbang Tol Situbondo Barat pada Senin (23/3/2026).
Pemantauan dilakukan sejak pukul 05.00 WIB hingga 17.00 WIB di pintu masuk dan keluar GT Situbondo Barat. Jalur tol fungsional tersebut menjadi salah satu akses favorit masyarakat untuk mempercepat perjalanan selama arus mudik dan balik Lebaran.
Berdasarkan data di lapangan, kendaraan yang masuk melalui GT Situbondo Barat tercatat sebanyak 5.328 unit. Sementara kendaraan yang keluar mencapai 6.115 unit.
Kendaraan yang melintas mulai menunjukkan peningkatan sejak pagi hari. Pada rentang waktu pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, arus kendaraan terpantau terus bertambah seiring meningkatnya mobilitas masyarakat.
Memasuki siang hari, volume kendaraan semakin padat. Bahkan, menjelang sore hari arus lalu lintas di sekitar pintu tol tampak ramai lancar dengan antrean kendaraan yang tetap terkendali oleh petugas.
Puncak arus kendaraan masuk terjadi pada pukul 15.00–16.00 WIB dengan jumlah mencapai 1.135 kendaraan dalam satu jam. Lonjakan ini dipicu tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan jalur tol sebagai alternatif utama perjalanan antarkota.
Sementara itu, arus kendaraan keluar tol juga terpantau padat merata sepanjang hari. Peningkatan signifikan terlihat pada periode siang hingga sore hari.
Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Nanang Hendra Irawan mengatakan, pihaknya telah menyiagakan personel di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas.
“Pengaturan lalu lintas kami lakukan secara maksimal agar arus kendaraan tetap lancar dan masyarakat merasa aman selama perjalanan,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Menurutnya, pengoperasian tol fungsional Prosiwangi sangat membantu mengurai kepadatan di jalur arteri nasional yang selama ini menjadi titik rawan kemacetan saat musim mudik.
Operasi Ketupat Semeru 2026 sendiri merupakan operasi pengamanan terpusat yang digelar jajaran kepolisian di wilayah Jawa Timur di bawah koordinasi Polda Jawa Timur.
Dengan tingginya mobilitas kendaraan tersebut, masyarakat diimbau tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh.
Kepolisian berharap kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dapat terus terjaga dengan dukungan infrastruktur serta kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.





