Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Kuliner

Nikmati Sate Klatak Khas Bantul Yogyakarta di Sambeng Lamongan

Penulis : Defit Budiamsyah - Editor : A Yahya

10 - Feb - 2026, 07:58

Placeholder
Sate klatak yang disuguhkan di Pendopo Literasi di Desa Sumbersari, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan

JATIMTIMES - Menikmati sate klatak tak perlu jauh-jauh ke Yogyakarta. Kini di Desa Sumbersari, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, hadir Pendopo Literasi, juga menyuguhkan sate klatak. Pendopo Literasi merupakan destinasi wisata kuliner yang menawarkan perpaduan sempurna antara kelezatan olahan daging kambing muda dan ketenangan suasana pedesaan.

Selain sate klatak, d itempat inj juga menyediakan sejumlah menu andalan, antara lain tengkleng, tongseng, gule, hingga rawon, yang secara keseluruhan memiliki daya tarik utama yakni kualitas daging yang empuk dan minim bau prengus.

Baca Juga : Konsisten Majukan Budaya, Wali Kota Wahyu Raih Anugerah PWI Pusat

Rahasia di balik kelezatan tersebut terletak pada pemilihan bahan baku, yang menggunakan kambing muda atau cempe yang dipelihara secara mandiri. Hal ini memastikan tekstur daging tetap juicy dan aromanya tetap segar saat disajikan.

Sesuai namanya, tempat ini menghadirkan bangunan utama bergaya Joglo yang megah namun tetap hangat. Pengunjung bisa memilih bersantap di gazebo - gazebo terbuka yang dikelilingi taman tertata rapi. Perpaduan arsitektur tradisional dan udara pedesaan yang asri menghadirkan nuansa yang adem, ayem, dan menenangkan hati.

Uniknya, taman di Pendopo Literasi juga berfungsi sebagai sarana edukasi. Terdapat berbagai ornamen kreatif seperti pot bunga berbentuk hewan yang dibuat dari daur ulang galon bekas, memberikan pesan ramah lingkungan bagi pengunjung, terutama anak - anak.

Pemilik Pendopo Literasi, Tommi Distianto, menjelaskan bahwa seluruh pasokan daging berasal dari peternakan sendiri yang dikelola melalui Koperasi Tani Ternak (Literasi) dan unit usaha Edufarm Literasi.

'Kami ingin memastikan bahan baku benar - benar terkontrol. Kambing yang diolah merupakan hasil ternak sendiri, sehingga kesegaran dan kualitas daging bisa terjamin,' ujar Tommi.

Baca Juga : Tak Sekadar Rayakan HPN, Wartawan Lamongan Hadir Langsung Bantu Warga Lewat Baksos dan Pelayanan Gratis

Meski menawarkan kualitas premium dan suasana yang eksklusif, harga di Pendopo Literasi tetap merakyat. Pengunjung dapat menikmati menu lauk sederhana mulai Rp. 5.000, tongseng Rp. 15.000, serta sate klatak dan menu olahan utama lainnya dengan harga Rp. 20.000 hingga Rp. 25.000. Pendopo Literasi juga menyediakan paket makan bersama, mulai dari Rp. 75.000 untuk dua orang, Rp. 150.000 untuk empat orang, hingga Rp. 300.000 untuk delapan orang.

Bagi Tommi, yang menyandang gelar Magister Pendidikan, tempat ini lebih dari sekadar bisnis kuliner. Pendopo Literasi adalah wujud nyata integrasi sektor peternakan, pertanian, dan pendidikan. Konsep ini dirancang untuk mendukung kebutuhan pembelajaran luar kelas (outclass) bagi lembaga pendidikan.

“Awalnya prosesnya tidak mudah, banyak tantangan. Namun, dengan kolaborasi dan pendampingan, warga mulai melihat peluang dan ikut terlibat,” pungkasnya.


Topik

Kuliner Satte klatak Tommi distianto pendopo Literasi Lamongan kah



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Defit Budiamsyah

Editor

A Yahya