Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Kuliner

7 Menu Takjil Buka Puasa: Aman untuk Lambung, Nyaman Dikonsumsi Saat Ramadan

Penulis : Mutmainah J - Editor : Dede Nana

19 - Feb - 2026, 17:03

Placeholder
Kolak pisang, salah satu rekomendasi takjil yang aman untuk lambung saat berbuka puasa. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Momen berbuka puasa selalu terasa istimewa saat Ramadan. Setelah seharian menahan lapar dan haus, rasanya ingin segera menikmati berbagai hidangan manis dan segar. Namun bagi kamu yang memiliki masalah lambung seperti maag, gastritis, atau asam lambung naik (GERD), memilih takjil tidak bisa sembarangan.

Lambung yang kosong selama berjam-jam cenderung lebih sensitif. Jika langsung diisi makanan pedas, asam, atau terlalu berminyak, risiko perih dan mual bisa meningkat. Mengutip informasi kesehatan dari Alodokter, ada sejumlah pilihan takjil yang relatif aman, lembut di lambung, dan tetap bernutrisi. Berikut ulasan lengkapnya.

1. Air Kelapa Muda, Segar dan Kaya Elektrolit

Kelapa muda. (Foto: iStock)

Air kelapa muda menjadi salah satu minuman alami yang ramah di perut. Kandungan elektrolit seperti kalium membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa.

Baca Juga : Libur Panjang Imlek 2026, KAI Daop 8 Surabaya Layani 215.176 Penumpang

Selain menyegarkan, air kelapa juga cenderung mudah dicerna dan tidak membebani sistem pencernaan. Kandungan mineralnya membantu menjaga keseimbangan asam lambung sehingga lebih nyaman dikonsumsi sebagai pembuka sebelum makanan berat.

Tips konsumsi: Pilih air kelapa tanpa tambahan gula atau sirup agar manfaatnya lebih optimal.

2. Smoothies Buah, Lembut dan Mengenyangkan

Smoothies buah. (Foto: iStock)

Jika ingin takjil yang lebih mengenyangkan, smoothies bisa jadi pilihan tepat. Gunakan buah dengan tekstur lembut seperti pisang, alpukat, atau melon. Campurkan dengan yogurt rendah lemak atau susu almond untuk hasil yang lebih creamy tetapi tetap ringan.

Teksturnya yang halus memudahkan lambung mencerna makanan setelah kosong seharian. Selain itu, kandungan vitamin, mineral, dan seratnya membantu menjaga keseimbangan sistem pencernaan.

Catatan: Hindari menambahkan gula berlebihan atau buah yang terlalu asam jika kamu sensitif terhadap asam lambung.

3. Wedang Jahe Hangat untuk Redakan Perut Tidak Nyaman

Wedang jahe. (Foto: iStock)

Minuman hangat sering kali lebih nyaman untuk lambung dibanding minuman dingin. Wedang jahe dikenal memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu meredakan perut kembung dan rasa mual.

Jahe juga dapat merangsang produksi enzim pencernaan, sehingga makanan yang dikonsumsi setelahnya lebih mudah diproses tubuh. Minuman ini cocok bagi kamu yang sering merasa begah setelah berbuka.

Saran: Konsumsi dalam jumlah wajar dan tidak terlalu pekat agar tidak menimbulkan sensasi panas berlebihan.

4. Kurma, Sumber Energi Alami yang Disarankan Saat Berbuka

Kurma. (Foto: iStock)

Kurma bukan hanya dianjurkan secara sunnah saat berbuka puasa, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan. Buah ini mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang memberikan energi cepat tanpa membuat lambung “kaget”.

Kandungan seratnya membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit selama Ramadan. Meski begitu, tetap batasi konsumsi agar tidak berlebihan.

Idealnya: 1–3 butir kurma sudah cukup sebagai pembuka sebelum makan utama.

5. Kolak Pisang, Nikmat Asal Tidak Berlebihan

Kolak pisang. (Foto: iStock)

Kolak pisang menjadi takjil khas Ramadan yang sulit dilewatkan. Pisang kaya kalium yang membantu menjaga keseimbangan asam lambung. Teksturnya pun lembut dan mudah dicerna.

Agar lebih aman untuk lambung, gunakan santan encer dan gula merah secukupnya. Hindari kolak dengan santan terlalu kental karena bisa terasa berat di perut, terutama bagi penderita maag.

6. Puding Buah, Ringan dan Kaya Serat

Puding buah. (Foto: iStock)

Puding berbahan dasar agar-agar atau chia seed termasuk pilihan takjil yang relatif ringan. Teksturnya lembut sehingga tidak membuat lambung bekerja terlalu keras.

Baca Juga : Update Penemuan Mayat Perempuan di Sungai Jilu: Telanjang, Tangan Terikat dan Mulut Tersumpal

Tambahan potongan buah segar memberikan asupan serat yang membantu melancarkan pencernaan setelah seharian berpuasa. Puding juga bisa menjadi alternatif bagi yang ingin takjil manis tanpa gorengan.

7. Oatmeal Hangat, Alternatif Takjil Sehat

Oatmeal. (Foto: iStock)

Oatmeal jarang dijadikan takjil, tetapi sebenarnya sangat baik untuk lambung. Kandungan serat larutnya membantu menjaga kestabilan asam lambung dan memberi rasa kenyang lebih lama.

Kamu bisa menyajikannya dengan madu atau potongan buah agar lebih lezat. Hindari topping terlalu manis atau berlemak agar tetap ramah di perut.

Tips Tambahan Agar Lambung Tetap Nyaman Saat Berbuka

Selain memilih menu yang tepat, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:

• Berbuka secara bertahap, jangan langsung makan dalam porsi besar.

• Hindari makanan terlalu pedas, asam, berminyak, dan digoreng berlebihan.

• Jangan langsung minum es dalam jumlah banyak saat perut kosong.

• Beri jeda antara takjil dan makanan berat sekitar 10–15 menit.

Menjaga pola makan saat Ramadan bukan hanya soal kenyang, tetapi juga tentang menjaga kesehatan lambung agar ibadah tetap lancar. Dengan memilih takjil yang lembut dan bernutrisi seperti yang direkomendasikan dalam informasi kesehatan dari Alodokter, kamu bisa berbuka dengan lebih nyaman tanpa khawatir gangguan pencernaan.

Semoga Ramadan kali ini terasa lebih sehat dan penuh energi.


Topik

Kuliner takjil menu takjil menu sehat buka puasa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Dede Nana