JATIMTIMES - Polres Batu hadirkan Ruang Sidang Disiplin Komisi Etik Profesi Polri Seksi Profesi dan Pengamanan (Sie Propam) di Gedung Tathya Dharaka, Mapolres Batu, Jumat (27/12/2024). Ruangan yang didesain ini cukup unik, dibuat terbuka layaknya akuarium.
Cari ini merupakan terobosan menarik dari Kapolres Batu AKBP Andy Yudha Pranata untuk membuat efek jera bagi anggotanya yang melanggar disiplin. Ya bagi anggota yang melanggar disiplin, persidangan akan dilakukan secara terbuka di sana.
Seperti sidang KKEP anggota Polri yang diketui Kompol Danang Yudanto memimpin jalannya sidangnya tersebut, Jumat (27/12/2024). Tampak sejumlah anggota Polri mengikuti jalannya sidang, sementara ada juga yang menunggu di luar ruangan.
Bahkan, selama proses persidangan bisa diakses langsung oleh masyarakat, karena ruangan dibuat terbuka. Pembatasnya langsung kaca. Dengan demikian, masyarakat dengan jelas melihat langsung proses persidangan.
Cara Kapolres Batu ini untuk menjawab tingginya ekspektasi masyarakat terhadap penegakkan hukum yang dilakukan Polri. Kapolres Batu AKBP Andy Yudha Pranata, mengatakan Ruang Sidang Disiplin Dan Komisi Etik Profesi Polri Sie Propam Polres Batu ini, merupakan ruang sidang yang terhormat dan bermartabat.
Dengan menggunakan ruangan tersebut, seluruh anggota harus bisa menjaga kehormatan dan martabat serta mentaati semua aturan yang ada di institusi Kepolisian. “Sebuah organisasi yang besar apabila tidak diikat dengan suatu peraturan yang ketat maka organisasi akan berjalan dengan tidak baik,” ucap Andy.
“Terlebih kenapa sengaja dibuat di depan karena agar seluruh anggota benar-benar selalu mengingat kedisiplinan saat bertugas,” tambah mantan Assesor Madya Bagpenkompeten Robinkar SSDM Polri ini.
Andy juga menegaskan kepada Kepala Satuan Kerja agar memberikan pemahaman kepada anggota untuk tidak melakukan pelanggaran. Sebab Andy ingin anggoatanya semakin maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan tidak ada lagi personel yang melakukan pelanggaran dalam pelaksanaan tugas.
“Saya berpesan kepada para seluruh kasat agar memberikan pemahaman kepada anggota bahwa sebagai insan Bhayangkara yang baik harus menjujung tinggi Tribrata dan Catur Prasetya, sehingga tidak ada lagi yang melakukan pelanggaran dan masuk dalam ruangan Sidang Disiplin Dan Komisi Etik Profesi ini,” harap Andy.



