JATIMTIMES - Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2024, Dinas Pendidikan Jawa Timur bersama JatimTimes.com mengadakan Lomba Video Inovasi Pembelajaran Kurikulum Merdeka. Kompetisi ini menjadi ajang bagi para guru dari seluruh Indonesia untuk memamerkan kreativitas dan inovasi mereka dalam mengembangkan pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka. 

Arrizqi Wahyu Putranto, guru kelas IV di SD Negeri 1 Sambigede, Kabupaten Malang, menjadi salah satu peserta yang mengirimkan video dengan gagasan unik. Meski ini kali pertama baginya mengikuti lomba tingkat nasional, ia menyampaikan konsep inovasi yang menarik. 

“Saya mengirimkan video inovasi pembelajaran berjudul ‘Belajar dengan AI Lebih Seru’. Dalam video tersebut, saya menunjukkan bagaimana saya menggunakan chatbot AI seperti ChatGPT untuk membantu siswa mencari informasi, menerjemahkan teks, dan menjawab pertanyaan mereka selama proses pembelajaran,” ungkap guru yang disapa Rizqi itu. 

Ia menjelaskan bahwa penggunaan AI dalam pembelajaran memberikan banyak manfaat. “Dengan AI, siswa bisa mendapatkan informasi yang dibutuhkan secara cepat dan ringkas tanpa harus membuka buku tebal. Apalagi, sekarang sudah banyak bermunculan berbagai jenis AI yang bisa dimanfaatkan untuk pendidikan,” tambahnya. 

Menurut Rizqi, pendekatan ini tidak hanya membuat pembelajaran lebih menarik tetapi juga memperkenalkan teknologi masa depan kepada siswa sejak dini. 

Lain halnya dengan Luthfi Anhar, guru PJOK di SMP Negeri 1 Tajinan. Ia memperkenalkan inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi berbasis aplikasi mobile. Dalam videonya, ia menggunakan aplikasi yang bekerja sama dengan NBA untuk mempermudah pembelajaran bola basket. 

“Dalam aplikasi tersebut, siswa belajar keterampilan gerak bola basket seolah sedang bermain game, namun tetap bergerak secara nyata. Tujuan saya adalah menarik minat siswa untuk belajar bola basket yang selama ini kurang diminati, sekaligus menyesuaikan metode pembelajaran dengan perkembangan zaman,” jelas Luthfi. 

Menurut dia, inovasi ini sangat sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka, yang mendorong guru untuk menciptakan pembelajaran berpusat pada siswa. 

Sementara itu, Ketua pelaksana lomba Muslimin menekankan pentingnya kegiatan ini yang lebih dari sekadar kompetisi. “Kami ingin mengapresiasi kreativitas guru dan memotivasi mereka agar lebih aktif memanfaatkan media digital untuk menyampaikan pembelajaran yang inspiratif dan inovatif,” ujarnya. 

Untuk diketahui, lomba ini terbuka untuk semua guru di tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK di seluruh Indonesia. Proses pendaftaran dibagi dalam dua gelombang:
• Gelombang I: 11-24 November 2024
• Gelombang II: 25 November-14 Desember 2024 

Video peserta akan dinilai berdasarkan orisinalitas, kualitas, keunikan, keberlanjutan inovasi, serta pesan yang disampaikan. Sepuluh video terbaik akan diunggah di kanal YouTube Jatim Times Network, dan juara favorit ditentukan berdasarkan jumlah tayangan terbanyak.
Para pemenang akan memperebutkan total hadiah Rp 15 juta dan Piala Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, dengan rincian:
• Juara 1 tiap kategori: Rp 2.000.000
• Juara 2 tiap kategori: Rp 1.500.000
• Juara 3 tiap kategori: Rp 1.000.000
• Juara favorit tiap kategori: Rp 500.000 

Muslimin berharap ajang ini dapat menjadi inspirasi bagi para pendidik. “Lomba ini adalah kesempatan besar bagi para guru untuk menunjukkan kreativitas mereka di hadapan khalayak luas. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi ajang berbagi ide segar untuk menerapkan Kurikulum Merdeka,” pungkasnya. 

Untuk informasi lebih lanjut, guru-guru dapat menghubungi panitia melalui WhatsApp di nomor Arief (0818-1857-7758) atau Pipit (0811-3787-823). Bagi guru-guru yang belum berpartisipasi, ayo segera mendaftar!