JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Temui Demonstran, Kapolres Jember Ajak Peserta Salat Gaib

Reporter: Moh. Ali Mahrus • Editor: A Yahya
📅 30 Agustus 2025, 07:25 WIB • ⏱️ 2 menit baca

JATIMTIMES - Sikap humanis ditunjukkan oleh Kapolres Jember AKBP Bobby A Condroputra, dengan didampingi Wakapolres dan PJU (Pejabat Utama) Polres Jembet saat menemui peserta aksi solidaritas demo damai pengemudi ojek online (Ojol) Jumat (29/8/2025) malam di perempatan jalan Kartini  samping Mapolres Jember. 

Di hadapan peserta aksi, Kapolres Jember menyampaikan bela sungkawa dan duka cita atas meninggalnya Affan Kurniawan pada aksi demo dk Jakarta Kamis malam. 

Baca Juga : Demo Ricuh, Berikut Doa Nabi Ibrahim untuk Keamanan Negeri

"Kami Kapolres Jember bersama jajaran mengucapkan turut berduka cita dan berbela sungkawa tas meninggalnya saudara kita Affan Kurniawan yang meninggal kemarin malam dalam aksi demo," ujar Kapolres. 

Kapolres juga mendukung Divisi Propam Mabes Polri mengusut peristiwa tersebut. "Kami juga medukung Divisi Propam mengusut peristiwa ini," ujar Kapolres. 

Tidak hanya menemui pendemk, Kapolres juga mengajak peserta aksi melakukan salat ghaib di Mapolres Jember untuk almarhum Affan Kurniawan. "Mari kita bersama-sama salat ghaib untuk saudara kita Affan Kurniawan, setelah itu teman teman Ojol bisa meneruskan aksi damainya," ajak Kapolres.  

Usai menemui pendemk, kepada wartawan Kapolres menhampaikan, bahwa pihaknya percaya dan yakin, bahwa masyarakat Jember tertib dan cinta damai, sehingga pihaknya mendukung aksi solidaritas yang dilakukan Ojol. 

Seperti diberitakan sebelumnya, ribuan Ojol di Jember menggelar aksi solidaritas demo damai, dalam aksinya, peserta aksi menuntut, agar Dansat Brimob dan Kapolri harus bertanggung jawab dan dicopot dari jabatannya. . "Atas meninggalnya rekan kami Affan Kurniawan oleh Mobil Brimob, kami menuntut, agar Komandan Brimob dan Kapolri dicopot dari jabatannya," ujar Dedy.

Baca Juga : Gas Air Mata Hujani Demonstran di Tengah Aksi Massa Depan Polresta Malang Kota

Menurut Dedy, tidak sepantasnya aparat keamanan berbuat anarkhis terhadap rakyatnya sendiri, apalagi untuk negeri yang sudah merdeka. "Kami hanya mencari nafkah untuk keluarga, yang berpenghasilan 5 ribu sampai 10 ribu, kenapa aparat sampai brutal memperlakukan kami, Kapolri harus bertangung jawab, Kapolri harus dicopot jabatannya," tegasnya. (*)

Topik Terkait
# ojol# demo ojol# affan kurniawan# bobby a condroputra

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap