JATIMTIMES - Peringatan Hari Jadi Ke-25 Kota Batu menjadi momentum bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Batu untuk mempertegas komitmen pembangunan yang berpihak pada kelestarian lingkungan. Di tengah pertumbuhan ekonomi dan pengembangan sektor pariwisata, seluruh pihak diingatkan agar tetap menjaga keseimbangan ekologi sebagai bagian dari masa depan Kota Batu.
Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Batu Nurochman dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batu dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-25 Kota Batu di Gedung DPRD Kota Batu, Jumat (16/10/2026).
Nurochman menegaskan, pembangunan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada kemajuan fisik dan ekonomi. Perhatian terhadap lingkungan harus menjadi komitmen bersama agar perkembangan Kota Batu tidak mengorbankan kelestarian alam yang selama ini menjadi salah satu kekuatan daerah.
“Boleh membangun di Kota Batu, tetapi wajib memperhatikan lingkungan dan ekologi kita,” tegas Nurochman.
Menurut dia, kepedulian terhadap lingkungan perlu terus digaungkan agar tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi semangat bersama seluruh elemen masyarakat. Terlebih, karakter Kota Batu yang dikenal dengan potensi pertanian dan pariwisatanya membutuhkan lingkungan yang terjaga untuk mendukung keberlanjutan pembangunan.
Karena itu, momentum seperempat abad Kota Batu diharapkan tidak hanya menjadi ajang refleksi atas capaian pembangunan, tetapi juga pengingat bahwa kemajuan daerah harus berjalan seiring dengan upaya menjaga alam.
Nurochman juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan pembangunan. Ia menyadari pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam memenuhi kebutuhan masyarakat maupun memastikan kebijakan pembangunan berjalan optimal.
“Pemerintah menyadari bahwa kami tidak mungkin sendirian di dalam melakukan tata kelola pemerintahan. Maka, diperlukan kolaborasi dengan semua pihak, tanpa terkecuali,” katanya.
Ia menyebut, sinergi perlu dibangun dengan berbagai unsur, mulai dari masyarakat, komunitas, institusi, lembaga, hingga dunia usaha. Keterlibatan seluruh elemen tersebut dinilai penting agar kebijakan pemerintah daerah mendapat dukungan luas dan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut Nurochman, pembangunan Kota Batu ke depan harus mengedepankan keseimbangan antara kebutuhan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan perlindungan lingkungan. Dengan demikian, kemajuan daerah tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
Semangat tersebut sejalan dengan tema Hari Jadi Ke-25 Kota Batu, yakni “Bangkit Bersama, Jaga Alam Raya untuk mBatu SAE Berkelanjutan”. Tema ini menjadi penegasan bahwa upaya membangun Kota Batu membutuhkan keterlibatan bersama, sekaligus komitmen menjaga alam sebagai bagian penting dari identitas daerah.
Dengan kolaborasi lintas sektor dan kepedulian terhadap lingkungan, Pemkot Batu berharap pembangunan ke depan dapat berlangsung secara berkelanjutan, tanpa meninggalkan karakter alam yang menjadi salah satu modal utama bagi kehidupan masyarakat dan perekonomian daerah.
Baca Juga: Anggaran Perawatan Taman Menyusut, DLH Kota Malang Perkuat Kolaborasi Jaga Ruang Hijau
Baca Juga: Wacana Gaji ASN Lewat Kopdes, Pemprov Jatim Ingatkan Dampaknya ke Bank Daerah