Distribusi Air Bersih Sasar Warga Terdampak Kekeringan di Bantur Malang
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
A Yahya
08 - Sep - 2026, 08:32
JATIMTIMES - Polres Malang bersama beberapa pihak terkait hingga kini masih terus menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur. Salah satu daerah yang menjadi sasaran penyaluran air bersih dampak kekeringan tersebut ialah para warga di Dusun Sumberagung, Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur.
Terbaru, pengiriman air bersih dampak kekeringan di wilayah Malang Selatan tersebut berlangsung pada hari ini, Selasa 8 September 2026. Terpantau, Kapolsek Bantur AKP Ahmad Taufik Syafiudin bersama anggota Polsek Bantur turun langsung dalam pendistribusian air bersih tersebut.
Baca Juga : Beras Premium Langka, Rantai Pasokan Bakal Dipantau
Kasihumas Polres Malang AKP M Budiono menuturkan, pihak kepolisian juga turut berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait pada agenda distribusi air bersih tersebut. Sejumlah pihak yang dilibatkan dalam distribusi air bersih dampak kekeringan tersebut meliputi perangkat desa, tokoh masyarakat hingga Perumda Tirta Kanjuruhan.
"Pada hari ini ada sebanyak 4 ribu liter air bersih yang telah dikirim ke wilayah tersebut untuk memenuhi kebutuhan warga yang mengalami kekurangan air. Bantuan itu diperkirakan dapat dimanfaatkan oleh sekitar 40 KK (kepala keluarga)," ujar Budiono saat dikonfirmasi usai pendistribusian air bersih dampak kekeringan di Kecamatan Bantur.
Menurut Budiono, pendistribusian air bersih tersebut tidak hanya dilakukan pada hari ini saja. Namun, kedepannya Polres Malang bersama pihak terkait juga akan kembali melakukan pengiriman secara berkala dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami kekurangan air.
"Distribusi air bersih akan dilakukan secara berkala bersama pihak terkait. Kami juga terus memantau wilayah yang mengalami kekeringan agar bantuan dapat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.
Budiono mengatakan, penyaluran air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. Langkah kepedulian tersebut juga sekaligus menjadi bagian dari upaya Polres Malang dalam memastikan kehadiran polisi yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat dalam menghadapi persoalan yang berdampak langsung terhadap kebutuhan sehari-hari.
"Polres Malang berupaya hadir membantu masyarakat yang mengalami kesulitan termasuk dalam mendapatkan air bersih. Bantuan ini diharapkan bisa meringankan kebutuhan warga, khususnya untuk keperluan sehari-hari," katanya.
Budiono turut mengimbau kepada masyarakat khususnya yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan air bersih akibat kekeringan untuk segera berkoordinasi dengan pihak terkait. Apabila membutuhkan pasokan air bersih, para warga juga diarahkan untuk segera mengajukan kepada pemerintah desa maupun kepolisian setempat.
Baca Juga : Kasus Dukun Cabul di Magetan Mulai Disidangkan: Mengaku Terima Wahyu Jibril, Cabuli Korban hingga 10 Kali
"Pada prinsipnya, ketika masyarakat membutuhkan kehadiran Polri, kami akan berupaya hadir dan memberikan bantuan sesuai kemampuan. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait apabila nantinya memang diperlukan, termasuk dalam kebutuhan distribusi air bersih dampak kekeringan," ujarnya.
Di sisi lain, berdasarkan laporan yang di rilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, sementara ini tercatat ada enam kecamatan yang terdampak kekeringan. Rinciannya meliputi sekitar delapan desa yang tersebar pada sejumlah kecamatan yang terdiri dari Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Gedangan, Sumberpucung, Donomulyo, Kalipare, Pagak.
Namun perlu diketahui, data dampak kekeringan tersebut masih bersifat sementara. Artinya, bisa sewaktu-waktu berubah seiring perkembangan di lapangan.
Hal itu dibuktikan dengan laporan kepolisian yang juga telah mendistribusikan air bersih dampak kekeringan di wilayah Kecamatan Bantur pada hari ini. Padahal sebelumnya, di wilayah Kecamatan Bantur tersebut belum terdata terdampak kekeringan.
Pernyataan mengenai sebaran data kekeringan tersebut juga turut disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan. "Hari ini (Selasa, 8 September 2026) distribusi air bersih dampak kekeringan juga disalurkan ke wilayah Kecamatan Sumberpucung dan Sumawe. Apabila ada perkembangan, akan kami sampaikan lebih lanjut," pungkasnya.
