MTsN 1 Kota Malang Angkat Trofi Junior DBL East Java-South 2026
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Dede Nana
03 - Sep - 2026, 08:07
JATIMTIMES – Tim basket putra Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Malang atau Matsanewa berhasil meraih gelar juara Junior DBL East Java-South 2026. Prestasi tersebut diraih setelah Matsanewa menundukkan SMP Charis Kota Malang pada partai final yang berlangsung di GOR Ken Arok, Malang, Kamis malam (3/9/2026).
Dalam pertandingan final, kedua tim terlibat persaingan sengit. Matsanewa mampu menunjukkan permainan efektif dan konsisten hingga akhirnya mengakhiri laga dengan kemenangan 53-38.

Kemenangan tersebut menjadi buah dari perjuangan panjang para pemain yang telah mempersiapkan diri menghadapi kompetisi. Tidak hanya mengandalkan kemampuan individu, Matsanewa tampil dengan kerja sama tim, kedisiplinan taktik, serta efektivitas serangan sepanjang pertandingan.
Baca Juga : Benarkah Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK Mulai 15 September? Ini Penjelasannya
Kepala MTsN 1 Kota Malang, Dra. Hj. Erni Qomaria Rida, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang diraih anak didiknya. Menurutnya, gelar juara tersebut menjadi bukti perjuangan para siswa sejak awal kompetisi hingga mencapai partai final.
“Alhamdulillah luar biasa, amat sangat bersyukur kepada Allah. Anak-anak dari awal sampai sekarang perjuangannya memang luar biasa. Mereka berjuang semaksimal mungkin sehingga bisa masuk ke final dan hari ini perjuangannya juga luar biasa,” ujar Erni.
Ia mengatakan keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa siswa madrasah memiliki ruang yang luas untuk berkembang dan berprestasi di luar bidang akademik. Prestasi olahraga yang diraih Matsanewa menjadi salah satu gambaran bahwa pendidikan di madrasah tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu agama dan ilmu umum.

Erni juga memberikan apresiasi kepada orang tua siswa yang turut memberikan dukungan dalam proses pembinaan tim. Dukungan tersebut salah satunya diwujudkan dengan menghadirkan pelatih nasional untuk membantu meningkatkan kemampuan para pemain.
“Support orang tua itu luar biasa untuk menghadirkan pelatih, pelatih nasional yang melatih anak-anak. Kami berterima kasih kepada orang tua dan kepada coach, kepada pelatih yang sudah mendampingi anak-anak dengan baik, telaten, dan memberikan support yang luar biasa,” katanya.
Menurut Erni, tim basket Matsanewa sebenarnya telah terbentuk sejak awal. Namun, kemampuan para pemain kemudian semakin dimaksimalkan melalui pendampingan dan pembinaan intensif bersama pelatih.
Baca Juga : Baru 3 Hari September, 1.700-an Orang Keracunan MBG di 5 Daerah
“Tim ini sebenarnya dari awal sudah terbentuk. Kemudian melalui coach yang sekarang ini dimaksimalkan, digodok, didampingi luar biasa sehingga anak-anak ini memang prestasinya luar biasa, perjuangannya luar biasa,” ungkapnya.
Komposisi pemain yang tampil dalam tim juara tersebut didominasi siswa kelas VIII dan IX. Pengalaman bertanding serta proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam perjalanan Matsanewa hingga mampu merebut gelar juara.
Keberhasilan itu disambut penuh rasa syukur oleh para pemain, pelatih, official, dan suporter Matsanewa yang memenuhi tribun GOR Ken Arok. Perayaan kemenangan berlangsung sesaat setelah pertandingan berakhir.
Gelar Junior DBL East Java-South 2026 sekaligus menambah catatan prestasi MTsN 1 Kota Malang di bidang non-akademik. Pencapaian tersebut memperlihatkan bahwa siswa madrasah juga mampu bersaing dan meraih prestasi pada ajang olahraga bergengsi.
