JATIMTIMES - Sebanyak 40 perwakilan koperasi simpan pinjam di Tulungagung, mengikuti Kegiatan Diklat SKKNI atau Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 19 - 21 Mei 2026 dengan jumlah peserta 40 orang ini bertempat di Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tulungagung.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop dan UM) Kabupaten Tulungagung, Dr. Slamet Sunarto mengatakan SKKNI ini dibutuhkan bagi pengelola koperasi simpan pinjam dalam rangka peningkatan kompetensi kerja dibidangnya.
Baca Juga : Lewat Pendampingan dan Simulasi Desk Evaluasi ZI, MTsN 1 Kota Malang Perkuat Kesiapan Menuju WBK/WBBM
Langkah ini juga dimaksudkan untuk mewujudkan koperasi yang sehat Mandiri dan profesional dengan mengisi lembaga simpan pinjam dengan tenaga kerja atau pengelola yang kompeten dan inovatif.
*Pelatihan SKKNI ini untuk mengukur kesiapan tenaga kerja agar mampu dan terampil dalam bidangnya masing-masing terkhusus bagi lembaga koperasi," kata Slamet, di sela kegiatan, Rabu (20/5/2026).
Slamet menambahkan, pengelola koperasi harus siap dengan segala perkembangan yang terjadi termasuk dalam membekali diri untuk kompetensi sebagai tenaga kerja yang memenuhi SKKNI dalam bidang perkoperasian.
"Ada standar kompetensinya, kemudian setelah mendapatkan materi dan pengelola memahami maka pengetahuan itu dapat menunjang koperasi lebih profesional," terangnya.
Jika pengelola memenuhi standar kompetensi nasional, maka administrasi dan manajemen koperasi juga akan mendapatkan sertifikakasi SKKNI ini.
"Kita konsisten dalam pelatihan ini, agar semua tahapan memenuhi standar kompetensi benar-benar dapat dipenuhi dengan baik," tuturnya.
Baca Juga : Pemkot Surabaya Perketat Parkir Tempat Usaha, Bapenda Pastikan Berizin
Slamet Sunarto berharap dengan pelatihan SKKNI, koperasi yang memiliki usaha simpan pinjam ini mampu mencetak pengelola Koperasi di Kabupaten Tulungagung yang tersertifikasi sebagai tenaga kerja koperasi yang sesuai dengan SKKNI.
"Kita harapkan nantinya koperasi bisa mensejahterakan anggotanya," tambahnya.
Pelatihan ini menghadirkan pemateri profesional dibidang masing-masing. Materi yang disampaikan diantaranya tentang komunikasi, pengelolaan tabungan simpan pinjam, Dasar-dasar Manajemen, Melakukan Prinsip-prinsip pengelolaan organisasi dan manajemen Koperasi, Melakukan Transaksi Kas dan Non Kas dan Mengoperasikan Komputer.