JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memperkuat kesiapan lintas sektor perangkat daerah menjelang pelaksanaan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 yang akan digelar di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.
Kesiapan Pemkab Malang dalam mendukung kesuksesan gelaran PPSN VI Tahun 2026 dinyatakan langsung oleh Bupati Malang HM. Sanusi saat menerima audiensi perwakilan Kementerian Agama RI dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang di Peringgitan Pendapa Agung Kabupaten Malang, Senin (21/9/2026).
Baca Juga : Ketua DPRD Kota Malang Minta Mahasiswa Unikama Jadi Produsen Solusi bagi Lingkungan
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah koordinatif untuk memastikan penyelenggaraan PPSN VI Tahun 2026 dapat berjalan dengan lancar serta mampu memberikan manfaat bagi peserta maupun masyarakat luas Kabupaten Malang.
Nantinya, dalam gelaran PPSN VI Tahun 2026 diproyeksikan akan diikuti sekitar 1.500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Mengusung konsep utama Ekotologi, kegiatan ini membawa pesan penting mengenai penguatan kesadaran terhadap kelestarian lingkungan.
Bupati Malang HM. Sanusi menilai penyelenggaraan PPSN VI Tahun 2026 yang dipusatkan di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo Bululawang Kabupaten Malang ini dapat menjadi momentum untuk membangun semangat kebersamaan sekaligus memperkuat pembinaan generasi muda melalui pendidikan keagamaan dan kepramukaan.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur melalui kemajuan infrastruktur. Pembentukan sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak, serta memiliki landasan keimanan dan ketakwaan juga menjadi bagian penting dari proses pembangunan.
"Nilai-nilai keimanan dan ketakwaan harus terus diperkuat. Pembangunan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana membangun sumber daya manusia yang memiliki karakter dan akhlak yang baik," ungkap Sanusi.
Ia menegaskan, Pemkab Malang siap memberikan dukungan sesuai kewenangan dan kapasitas daerah untuk menunjang kelancaran pelaksanaan PPSN VI Tahun 2026. Dukungan terhadap agenda tersebut dipersiapkan melalui koordinasi sejumlah perangkat daerah (OPD). Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan teknis sekaligus memastikan kesiapan pelayanan selama kegiatan berlangsung.
Beberapa perangkat daerah Pemkab Malang yang terlibat antara lain Dinas Pariwisata dan Kebudayaan; Dinas Komunikasi dan Informatika; Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD); Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air (PUSDA); Dinas Perhubungan; Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK); Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM); Dinas Kesehatan; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD); Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP); serta Perumda Tirta Kanjuruhan.
Baca Juga : Ukir Prestasi Bergengsi Nasional, Siswa MAN Kota Batu Sabet Medali Perunggu OSN Astronomi 2026
Sanusi mengatakan, koordinasi lintas sektor perangkat daerah itu mencakup sejumlah kebutuhan strategis. Mulai dari pelayanan kesehatan, pengamanan, pengaturan transportasi, kebersihan, hingga dukungan infrastruktur dan pelayanan teknis.
"Keterlibatan berbagai perangkat daerah diharapkan mampu menciptakan penyelenggaraan kegiatan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh peserta," tutur Sanusi.
Selanjutnya, Pemkab Malang bersama Kementerian Agama RI, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang dan berbagai pihak terkait akan terus mematangkan persiapan melalui inventarisasi kebutuhan serta koordinasi teknis untuk menunjang gelaran PPSN IV Tahun 2026.
Selain menjadi wadah pembinaan kepramukaan dan penguatan nilai-nilai keagamaan, Sanusi berharap PPSN VI Tahun 2026 dapat memperluas jejaring antarsantri dari berbagai daerah, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkenalkan potensi Kabupaten Malang kepada masyarakat luas.