Bukan Indomie! Ini 5 Mie Paling Enak di Dunia Versi TasteAtlas, Nomor 1 Bikin Nagih

11 - Feb - 2026, 06:58

Miso Ramen Jepang, salah satu Mie terenak di dunia versi TasteAtlas. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Mie selalu punya tempat spesial di hati para pencinta kuliner. Di setiap negara, olahan mie hadir dengan karakter rasa, bahan, dan cara penyajian yang berbeda, mulai dari kuah kaldu bening yang ringan sampai kuah kental penuh rempah. Tak heran kalau hidangan sederhana berbahan dasar tepung ini bisa menjelma menjadi sajian kelas dunia yang diburu wisatawan.

Menariknya, ada beberapa hidangan mie yang dinilai bukan hanya populer, tapi juga memiliki cita rasa paling istimewa secara global. Dilansir dari TasteAtlas dan Restaurant Guru (11/02/2026), daftar ini merangkum mie-mie terenak di dunia yang terkenal karena kekayaan rasa, sejarah, serta keunikan tradisinya.

5. Miso Ramen – Jepang

Miso Ramen – Jepang. (Foto iStock)

Miso ramen menjadi salah satu varian ramen paling terkenal dari Jepang, khususnya berasal dari Sapporo, Hokkaido. Hidangan ini mulai populer sejak 1955, saat mie dipadukan dengan kuah berbasis pasta miso dan kaldu babi.

Baca Juga : Ramai Sosis Siap Makan Disebut Picu Kanker, Benarkah? Ini Penjelasan Dokter

Berbeda dengan shoyu ramen yang cenderung ringan, miso ramen punya kuah lebih kental, gurih, dan terasa hangat di badan—pas untuk cuaca dingin. Isinya biasanya terdiri dari mie, jagung manis, tauge, bawang putih, serta aneka sayuran.

Di wilayah Hokkaido, topping hasil laut seperti kerang dan cumi juga kerap ditambahkan. Tak heran jika miso ramen jadi buruan wisatawan saat ke Jepang. Salah satu tempat terkenal untuk mencicipinya adalah Ramen Haruka di kawasan Ramen Alley, Sapporo.

4. Käsespätzle – Jerman & Austria

Käsespätzle – Jerman & Austria. (Foto iStock)

Dari Eropa, ada käsespätzle, hidangan mie tradisional khas Jerman Selatan dan Austria yang sering dijuluki “mac and cheese versi Alpen”.

Mienya berbentuk kecil dan tidak beraturan, dibuat dari campuran tepung dan telur. Setelah direbus hingga kenyal, mie ditumis bersama bawang bombay dan keju Alpen seperti Emmental atau Gruyère sampai meleleh.

Biasanya disajikan dengan bawang goreng renyah dan taburan peterseli. Dahulu makanan ini populer di kalangan pekerja karena mengenyangkan dan sederhana, namun kini justru jadi sajian favorit musim dingin. Salah satu tempat yang dikenal menyajikan versi autentiknya adalah Reinthaler’s Beisl di Wina, Austria.

3. Phở Bò – Vietnam

Phở Bò – Vietnam. (Foto iStock)

Phở bò atau pho daging sapi adalah ikon kuliner Vietnam yang namanya sudah mendunia. Hidangan ini berkembang sejak akhir abad ke-19 di Hanoi sebagai makanan rakyat.

Kunci kelezatannya ada pada kuah kaldu bening yang dimasak berjam-jam dari tulang sapi, buntut, serta rempah seperti bunga lawang, kayu manis, dan kapulaga. Mie beras disajikan dengan irisan daging sapi tipis, tauge, daun bawang, dan daun ketumbar.

Rasanya ringan namun kaya aroma, sering ditambah saus hoisin dan cabai sesuai selera. Untuk pengalaman mencicipi pho di kota asalnya, restoran MAMMOM di Hanoi kerap direkomendasikan.

2. Khao Soi – Thailand

Khao Soi – Thailand. (Foto: iStock)

Dari Thailand Utara, ada khao soi, hidangan mie berkuah kari yang lahir dari perpaduan budaya China, Myanmar, Laos, dan Thailand.

Baca Juga : Dorong Kemajuan UMKM Melalui Digitalisasi, Mahasiswa UNP Kediri Beri Pendampingan Digital Marketing 

Sajiannya menggunakan mie telur pipih dalam kuah kari merah bersantan yang gurih dan aromatik. Isinya biasanya ayam atau sapi, tanpa babi, mengikuti pengaruh kuliner China Muslim.

Yang membuatnya unik adalah pelengkap seperti acar kol, bawang goreng, mie goreng renyah, daun ketumbar, dan perasan jeruk nipis. Perpaduan gurih, pedas, asam, dan sedikit manis menciptakan rasa yang kompleks tapi seimbang. Salah satu tempat populer untuk mencicipinya adalah restoran KHAO di Ekkamai, Bangkok.

1. Yokohama-Style Ramen – Jepang

Yokohama-Style Ramen – Jepang. (Foto iStock)

Posisi pertama ditempati Yokohama-style ramen atau dikenal sebagai ramen Iekei. Ramen ini muncul pada 1974 dan terkenal sebagai hidangan yang mengenyangkan.

Ciri khasnya ada pada kuah tonkotsu kental dari tulang babi yang dipadukan kecap asin, menghasilkan rasa gurih dan creamy. Mienya cenderung tebal dan kenyal, dengan topping seperti chashu babi, bayam, dan nori. Tambahan bawang putih cincang atau telur setengah matang sering jadi pelengkap favorit.

Salah satu tempat yang dikenal menyajikan ramen ini adalah Tsuruichiya di Prefektur Kanagawa, Jepang.

Kelima hidangan ini membuktikan bahwa mie bisa tampil dalam berbagai rasa, tekstur, dan tradisi kuliner yang berbeda. Dari Asia sampai Eropa, semuanya punya karakter kuat yang membuatnya pantas disebut paling lezat di dunia versi TasteAtlas dan Restaurant Guru.