Saturday, 19 September 2026 | Malang MALANG
TRENDING HukumPendidikanOlahragaPemerintahanGaya HidupKuliner
Malang Times

Kebakaran Gunung Kawi Meluas Capai 1.459 Hektare, Pemadaman Pakai Water Bombing hingga Sekat Api

BAGIKAN:

JATIMTIMES - Sejumlah personel gabungan masih dikerahkan pada upaya penanganan kebakaran hutan di wilayah Gunung Kawi, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Sabtu, 19 September 2026. Berdasarkan hasil pendataan terbaru, luasan hutan di kawasan Gunung Kawi yang terdampak kebakaran mencapai ribuan hektare.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan dan pendataan melalui sistem pengumpulan koordinat, luasan area yang terbakar kurang lebih mencapai 1.459 hektare.

Baca Juga : Kandang Terbakar di Tulungagung gegara Puntung Rokok

"Luasan area yang terbakar tersebut meliputi Pos Lapang Merkusi seluas kurang lebih 385 hektare dan Pos Lapang Selorejo sekitar 1.074 hektare," jelas Sadono.

Hingga hari ini, Sabtu 19 September 2026, upaya penanganan darurat kebakaran hutan Gunung Kawi masih terus berlanjut. Pusat pelaporan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Gunung Kawi tersebut telah ditetapkan di Pos Lapang Merkusi, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

"Hari ini upaya penanganan kebakaran turut dilakukan dengan membuat ilaran (penyekatan api, red) di area Gunung Kawi," imbuhnya.

Sementara itu, pada Jumat 18 September 2026, tim pemadaman darat juga telah dikerahkan untuk memadamkan kebakaran di kawasan Gunung Kawi. Personel gabungan yang dilibatkan pada upaya pemadaman melalui jalur darat tersebut dibagi menjadi beberapa tim.

Rinciannya, sebanyak 54 personel diterjunkan untuk melakukan pemadaman kebakaran mulai dari Pos Pantau Keraton dengan tujuan Puncak Pitrang. Selanjutnya, sebanyak 43 personel dikerahkan untuk melakukan pemadaman dari Pos Pantau Merkusi dengan tujuan Puncak Batu Tulis.

Baca Juga : Penulis Muda Asal Medan Nikmat Harahap, Sukses Terbitkan Dua Buku Cetak dan Dua E-Book

Sementara itu, 15 personel lainnya turut dikerahkan pada upaya pemadaman mulai dari Pos Pantau Dalisodo dengan tujuan Puncak Gunung Malang. "Operasi pemadaman yang dilakukan kemarin (Jumat, 18 September 2026) tersebut juga turut dilakukan dengan membuat sekat bakar di Pos 3 untuk melanjutkan target sebelumnya," imbuhnya.

Berdasarkan hasil pengamatan terbaru di lapangan, disampaikan Sadono, masih ditemukan api yang masih menyala pada sejumlah titik. Sebaran titik api tersebut meliputi Puncak Pitrang, Puncak Batu Tulis, Gunung Malang Kucur, dan kawasan Timur Pos 3 Jalur Buthak Panderman.

"Selain dari darat, upaya pemadaman juga dilakukan lewat udara melalui water bombing oleh BPBD Provinsi Jawa Timur yang telah berlangsung sebanyak 16 kali. Hingga saat ini tim gabungan masih melaksanakan pemantauan visual di sekitar lokasi kebakaran," pungkasnya.

Bagikan artikel ini ke media sosial:

Ikuti Perkembangan Berita di Google News

Dapatkan update berita terkini, terverifikasi, dan ulasan mendalam setiap hari dari Malang Times langsung di Google News. Buka Google News →

REDAKSI PELIPUT

Ashaq Lupito

PENANGGUNG JAWAB / EDITOR

Yunan Helmy

Terverifikasi Dewan Pers