Saturday, 19 September 2026 | Malang MALANG
TRENDING HukumPendidikanOlahragaPemerintahanGaya HidupKuliner
Malang Times

Arema FC Pulangkan Hanif Sjahbandi, Tak Bisa Langsung Comeback Karena Hal Ini

BAGIKAN:

JATIMTIMES - Arema FC kembali membuka pintu untuk salah satu pemain yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan Singo Edan. Hanif Sjahbandi resmi dipulangkan untuk memperkuat Arema FC pada kompetisi musim 2026/2027.

Kembalinya Hanif menjadi salah satu langkah manajemen dalam menyusun kekuatan tim untuk menghadapi kompetisi musim baru. Bukan sekadar transfer pemain, kehadiran gelandang tersebut juga membawa kembali cerita lama yang sempat terhenti setelah Hanif meninggalkan Malang.

Baca Juga : Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, Ini 5 Kecelakaan Kapal Besar di Indonesia Sepanjang 2026

Hanif bukan nama asing bagi Aremania. Pemain yang berposisi sebagai gelandang itu pernah mengenakan jersey Arema FC pada periode 2017 hingga 2022 dan melewati berbagai dinamika kompetisi bersama Singo Edan.

Dalam perjalanan tersebut, Hanif turut menjadi bagian dari skuad Arema FC yang meraih gelar Piala Presiden 2017 dan 2019. Pengalaman panjang tersebut membuat Hanif memiliki pemahaman mengenai atmosfer pertandingan, karakter klub, hingga kultur sepak bola Malang.

Kini, setelah menjalani perjalanan karier di luar Malang bersama Persija, Hanif kembali ke klub yang pernah menjadi bagian penting dalam kariernya. Arema FC melihat pengalaman dan kedekatan tersebut sebagai modal yang bisa memberikan warna tersendiri bagi skuad musim 2026/2027.

Namun, comeback Hanif tidak serta-merta berarti sang pemain akan langsung turun dalam pertandingan. Saat ini, Hanif masih menjalani proses pemulihan sehingga Arema FC memilih menyiapkan kepulangannya secara bertahap.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengatakan keputusan untuk kembali merekrut Hanif tidak hanya didasarkan pada kondisi sang pemain saat ini. Manajemen juga mempertimbangkan perjalanan karier dan potensi kontribusi Hanif bagi tim ke depan.

“Kami melihat Hanif bukan hanya dari kondisi hari ini, tetapi juga dari perjalanan dan potensi kontribusinya untuk Arema FC ke depan. Dia sudah mengenal klub, mengenal atmosfer di sini, dan tentu punya pengalaman yang bisa menjadi bagian dari perjalanan tim. Karena itu, prosesnya kami siapkan secara bertahap dan terukur. Yang paling penting adalah memastikan dia benar-benar kembali dalam kondisi terbaik,” ujar Yusrinal.

Arema FC tidak ingin terburu-buru menempatkan Hanif dalam tekanan untuk segera bermain. Proses pemulihan dan adaptasi akan dijalankan berdasarkan rekomendasi tim medis serta kebutuhan tim pelatih.

Pendekatan tersebut dilakukan agar Hanif dapat kembali ke lapangan dalam kondisi fisik yang benar-benar siap. Bagi klub, kesiapan pemain menjadi faktor penting sebelum memberikan kepercayaan untuk tampil dalam pertandingan kompetitif.

Baca Juga : Menuju Porprov Jatim 2027, Pemkot Surabaya Kebut Perbaikan Venue dan Kesiapan Atlet

“Tidak ada target untuk memaksakan proses. Kami ingin semuanya berjalan sesuai tahapan. Hanif tahu apa yang harus dilakukan, tim juga akan mendukung prosesnya. Jadi ketika waktunya tiba, dia bisa benar-benar memberikan kemampuan terbaiknya untuk Arema FC,” lanjut Yusrinal.

Selain kebutuhan teknis di lini tengah, pengalaman Hanif juga diharapkan memberikan pengaruh di ruang ganti. Pengalamannya bermain di level kompetisi tertinggi serta pengetahuannya mengenai lingkungan Arema FC menjadi aspek lain yang diperhitungkan manajemen.

Kembalinya Hanif dengan demikian menjadi bagian dari upaya Arema FC membangun skuad yang tidak hanya berorientasi pada kebutuhan kompetisi saat ini. Klub juga berupaya mempertahankan karakter dan ikatan emosional dengan pemain yang pernah memiliki perjalanan bersama Singo Edan.

Setelah beberapa musim memperkuat klub di luar Malang, Hanif kini kembali mengenakan identitas Arema FC. Aremania pun akan kembali melihat sosok yang pernah menjadi bagian dari perjalanan Singo Edan tersebut, meski proses untuk menyaksikannya kembali bermain masih harus menunggu tahapan pemulihan.

Manajemen Arema FC berharap proses tersebut berlangsung lancar sehingga Hanif dapat mencapai kondisi optimal dan memberikan kontribusi pada kompetisi 2026/2027. "Kembalinya Hanif pun menjadi salah satu langkah dalam menyiapkan skuad yang tidak hanya kompetitif untuk kebutuhan jangka pendek, tetapi juga memiliki fondasi kuat untuk perjalanan tim ke depan," pungkasnya.

Bagikan artikel ini ke media sosial:

Ikuti Perkembangan Berita di Google News

Dapatkan update berita terkini, terverifikasi, dan ulasan mendalam setiap hari dari Malang Times langsung di Google News. Buka Google News →

REDAKSI PELIPUT

Hendra Saputra

PENANGGUNG JAWAB / EDITOR

Dede Nana

Terverifikasi Dewan Pers