JATIMTIMES - Satlantas Polres Malang terus memperkuat sinergi dengan komunitas ojek online (ojol) Malang Raya guna menekan kerawanan angka kecelakaan. Penguatan sinergi antara kepolisian dengan para ojol tersebut turut terjalin melalui rangkaian kegiatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71 yang juga dilangsungkan pada Kamis 17 September 2026.
Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengatakan, sinergi antara kepolisian dengan komunitas ojol tersebut selama ini sejatinya juga telah berjalan erat. Komunikasi antara petugas dan pengemudi ojol yang telah terjalin selama ini juga turut membantu kepolisian dalam mendapatkan informasi terkini mengenai situasi di jalan.
Baca Juga : 4 Hektare Lahan di Beji Diusulkan untuk Sekolah Rakyat Terpadu Kota Batu
"Sejauh ini sinergi kami dengan teman-teman ojol khususnya di Kabupaten Malang sangat erat. Kami selalu berkomunikasi, terutama berkaitan dengan kegiatan di jalan, seperti adanya titik kemacetan maupun informasi kecelakaan,” ujarnya.
Selain dalam rangka mencegah kecelakaan, informasi dari para pengemudi ojol yang sehari-hari beraktivitas di jalan tersebut juga dapat menjadi bagian dari komunikasi bersama dalam menjaga situasi lalu lintas. Chelvin berharap sinergi tersebut dapat terus dikembangkan bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kami dari Satlantas Polres Malang tidak bisa mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) sendiri. Oleh karena itu, kami mengajak rekan-rekan ojol dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan kamseltibcarlantas di Kabupaten Malang,” ungkapnya.
Sementara itu, dari pantauan JatimTIMES, serangkaian agenda Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71 tersebut juga turut diisi dengan beragam kegiatan. Di antaranya meliputi kegiatan bakti kesehatan, doa bersama, hingga pembagian sembako.
"Pada kegiatan yang digelar pada hari ini (Kamis 17 September 2026) turut diikuti oleh sekitar 50 pengemudi ojol dari berbagai aplikator serta 35 anak yatim dari pondok pesantren," bebernya.
Pada serangkaian kegiatan bakti kesehatan tersebut, para peserta turut mendapat pemeriksaan kesehatan seperti pengecekan suhu tubuh, tekanan darah, hingga pemberian vitamin. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa dan syukuran bersama anak-anak yatim.
Pada kesempatan tersebut, Satlantas Polres Malang juga turut memberikan sembako kepada komunitas ojol sebagai bentuk kepedulian sekaligus berbagi kebahagiaan dalam momentum HUT Ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara. Chelvin menyebut, rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara kepolisian dengan komunitas ojol yang selama telah terjalin harmonis.
Baca Juga : Soal Penanganan Pengangguran, Puguh DPRD Jatim: Tak Cukup Cuma Mengandalkan Job Fair
"Kegiatan hari ini merupakan rangkaian HUT Lalu Lintas. Kami bersama rekan-rekan ojol melaksanakan bakti kesehatan, doa bersama dan syukuran, kemudian dilanjutkan pembagian sembako sebagai bagian dari bakti sosial,” ujarnya.
Ditemui pada saat yang bersamaan, Ketua Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur Puji Waluyo mengatakan bahwasanya komunitas ojol dan kepolisian selama ini terus membangun komunikasi. Tanpa terkecuali komunikasi yang turut dikhususkan dalam upaya mengedukasi para pengemudi ojol mengenai tertib berlalu lintas.
Sebagaimana yang disampaikan Chelvin, Puji juga berharap komunikasi antara komunitas ojol dan kepolisian tersebut dapat terus terjaga. Dengan demikian informasi maupun edukasi terkait lalu lintas dapat disampaikan dengan cepat kepada para pengemudi termasuk bagi para ojol.
"Para ojol ini cukup rentan dengan masalah kecelakaan sehingga kami selalu bersinergi dengan kepolisian. Kami juga menjadi kepanjangan tangan untuk sosialisasi kepada teman-teman ojol untuk saling mengingatkan di tempat ngetem, di jalan maupun ketika bertemu langsung agar tetap tertib lalu lintas,” pungkasnya.
