JATIMTIMES – Pemanfaatan aset lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) permanen di Kota Batu terus dimatangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kota Batu. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wali Kota Batu Nurochman meninjau langsung calon lokasi sekolah di kawasan UPT Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur pada Rabu (16/9/2026).
Pembangunan sarana pendidikan terpadu tersebut diproyeksikan bakal menempati area seluas lebih dari 4 hektare milik Pemprov Jatim di wilayah Desa Beji Kecamatan Junrejo. Langkah ini disiapkan untuk mendukung pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat Kota Batu.
Baca Juga : Komisi B DPRD Jatim Dorong Hilirisasi Peternakan, Perkuat Posisi Tawar Peternak Rakyat
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan bahwa proses administrasi penyiapan lahan kini dikebut agar dapat diajukan secara serentak ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI pada Oktober mendatang. Tim teknis dari pusat nantinya akan turun langsung melakukan verifikasi fisik bangunan dan lingkungan.
"Saya berharap segera bisa diproses, sehingga Oktober bisa bersama dengan kabupaten lainnya untuk diajukan ke Kementerian Sosial. Kalau areanya sih indah dan view-nya juga bagus," ujar Khofifah saat ditemui usai peninjauan lahan, Rabu (16/9/2026).
Menanggapi adanya catatan teknis mengenai akses jalan menuju lokasi SRT yang belum sepenuhnya terhubung, Wali Kota Batu Nurochman menegaskan bahwa Pemkot Batu bergerak cepat melakukan survei lapangan. Langkah ini diambil untuk memastikan kelayakan serta keamanan aksesibilitas para siswa ke depan.
Pihaknya akan mengecek titik terdekat yang menghubungkan calon lokasi sekolah dengan jalan desa yang sudah ada agar mobilitas kendaraan dan warga dapat berjalan lancar.
Baca Juga : Kabupaten Magetan Bebas Gagal Panen di Tengah Kemarau Panjang 2026, Ini Rahasianya
"Besok kita akan cek langsung. Kita lihat yang paling dekat dengan wilayah mana dan existing jalan desa yang ada. Nanti akan kita coba cek sehingga aksesnya ke depan tentu layak, ideal, aman, dan nyaman," tegas Wali Kota Batu Nurochman.
Cak Nur, sapaan akrab Wali Kota Batu, menambahkan bahwa usulan pemanfaatan lahan UPT Peternakan tersebut sebelumnya telah melalui proses audiensi dan konsultasi resmi dengan Pemprov Jatim. "Sinergi ini diharapkan dapat merealisasikan hadirnya kawasan sekolah rakyat yang representatif di Kota Batu," imbuhnya.
