JATIMTIMES - Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menjalani asesmen lapangan akreditasi perguruan tinggi pada Jumat (11/9/2026). Evaluasi yang berlangsung secara daring itu, menjadi ruang bagi Unikama untuk memperoleh sejumlah masukan terkait penguatan mutu institusi.
Seluruh tahapan asesmen digelar dari Ruangan A1 Unikama. Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, wawancara atau interview, hingga sesi penutupan dan berlangsung dalam kondisi lancar.
Baca Juga : Wali Kota Blitar Jemput Dua Anak Putus Sekolah, Antar Mereka Menata Masa Depan di Sekolah Rakyat
Proses evaluasi tersebut melibatkan empat asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Tim dipimpin Prof. Dr. Pupung Purnamasari, S.E., M.Si., Ak., CA. dari Universitas Islam Bandung.

Tiga asesor lainnya yakni Prof. Dr. Hartini, S.H., M.Si. dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Prof. Dr. Ir. Amil Ahmad Ilham, S.T., M.IT. dari Universitas Hasanuddin Makassar, serta Prof. Dr. Anna Permanasari, M.Si. dari Universitas Pakuan Bogor.
Dalam asesmen tersebut, tim asesor memberikan sejumlah masukan dan rekomendasi yang berkaitan dengan pengembangan institusi. Catatan itu mencakup penguatan tata kelola, kualitas proses pembelajaran, pengembangan penelitian, hingga optimalisasi sistem penjaminan mutu internal.
Rektor Unikama Prof. Dr. Sudi Dul Aji, M.Si. mengatakan, masukan yang diberikan asesor akan menjadi bagian penting dalam upaya pembenahan dan pengembangan kampus.
“Kami sangat mengapresiasi seluruh masukan, saran, dan rekomendasi yang telah disampaikan oleh tim asesor. Bagi kami (Unikama), akreditasi bukan sekedar capaian administratif, melainkan momentum refleksi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, mutu akademik, layanan kepada mahasiswa dan alumni,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh catatan yang diperoleh selama proses asesmen akan ditindaklanjuti secara sistematis.
“Semua catatan ini akan kami tindak lanjuti secara sistematis demi mewujudkan Unikama sebagai universitas yang unggul dan berdaya saing global,” lanjutnya.
Selain memberikan rekomendasi, para asesor juga menyampaikan apresiasi terhadap sejumlah capaian Unikama serta komitmen perguruan tinggi tersebut dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Malang Raya.
Baca Juga : Tips Siapkan Dana Darurat untuk Hadapi Bencana, Ini yang Perlu Dipersiapkan
Bagi Unikama, proses asesmen ini merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan budaya mutu di lingkungan kampus. Persiapan menuju asesmen telah dilakukan sebelumnya, salah satunya melalui peninjauan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada pertengahan 2025.

Unikama juga melakukan pendalaman terhadap instrumen akreditasi terbaru dari LAMDIK sebagai bagian dari persiapan menghadapi proses evaluasi mutu perguruan tinggi.
Saat ini, Unikama memiliki 22 program studi terakreditasi dengan jumlah mahasiswa aktif lebih dari 5.000 orang. Kampus tersebut juga membawa visi sebagai universitas unggul yang berkarakter multikultural.
Rangkaian asesmen lapangan ditutup oleh Rektor Unikama Prof. Dr. Sudi Dul Aji, M.Si. pada Jumat (11/9/2026). Hasil dari proses akreditasi tersebut selanjutnya menjadi bagian penting dalam menentukan arah penguatan mutu dan pengembangan institusi Unikama.





