JATIMTIMES - Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan, telah terjadi ratusan gempa Bumi pada awal Juni 2026. Ratusan gempa Bumi yang terjadi di wilayah Jawa Timur (Jatim) dan sekitarnya tersebut tercatat dalam sepekan sejak akhir Mei hingga awal Juni 2026.
"Pada periode 29 Mei sampai dengan 4 Juni 2026 di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya terjadi 148 gempa Bumi," ujar Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang Ricko Kardoso, Jumat (5/6/2026).
Baca Juga : Libur Sekolah Lebih Hemat, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Diskon Tiket Kereta 30 Persen
Sebagaimana yang telah disampaikan sebelumnya, ratusan gempa Bumi yang terjadi pada awal Juni 2026 tersebut merupakan hasil monitoring selama sepekan ke belakang. Artinya, dari 148 kejadian gempa Bumi yang dilaporkan pada awal Juni 2026 tersebut, sebagian di antaranya termonitor pada penghujung Mei 2026.
"Kalau sepanjang periode Mei 2026, terjadi 772 gempa Bumi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya. Pada bulan lalu (Mei 2026, red) terdapat empat kejadian gempa Bumi dirasakan," ungkapnya.
Rinciannya, dari 772 gempa Bumi di sepanjang Mei 2026 tersebut, sebanyak 624 di antaranya merupakan kejadian gempa dangkal. Kemudian 147 kejadian lainnya merupakan gempa menengah dan satu kejadian merupakan gempa dalam.
"Magnitudo terbesar pada periode ini adalah M 4.76, sedangkan magnitudo terkecil yaitu M 1.01," imbuhnya.
Baca Juga : Fenomena Bediding di Kota Batu Catatkan Suhu Dingin Tembus 16 Derajat Celcius, BMKG Beberkan Dua Pemicunya
Dijabarkan Ricko, kejadian gempa terbanyak yang terekam pada periode Mei 2026 tersebut terjadi pada 13 Mei. Yakni dengan jumlah 61 kejadian.
Sedangkan gempa paling sedikit terekam pada 6 Mei 2026 dengan jumlah 12 kejadian. "Gempa Bumi tersebut disebabkan oleh aktivitas pertemuan lempeng tektonik IndoAustralia dengan lempeng Eurasia serta aktivitas patahan lokal," pungkasnya.
