JATIMTIMES - DPW Partai NasDem Jatim terus menyoroti hasil leporan utama Majalah Tempo yang menyeret nama baik partainya. Respons keras kader Partai NasDem di Jatim ini meminta agar Majalah Tempo cepat melakukan klarifikasi secara terbuka ke publik.
Ketegangan ini dipicu oleh laporan utama Majalah Tempo berjudul "PT NasDem Indonesia Raya Tbk" yang menyertakan karikatur Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Narasi tersebut memancing reaksi keras karena dianggap melecehkan martabat pimpinan tertinggi mereka melalui analogi penggabungan perusahaan yang dianggap tidak berdasar.
Baca Juga : Malang dan Jember Disebut saat Preskon OTT Bupati Tulungagung, Begini Penjelasan KPK
Hal ini memicu gelombang protes dari para pengurus dan kader partai seluruh Indonesia. Gelombang protes sempat dilakukan DPW Partai NasDem Jatim dengan menggelar aksi damai di Surabaya, Rabu (15/04/2026).
Namun, protes keras belum juga mereda usai aksi damai digelar. Gelombang protes kali ini datang dari Wakil Ketua DPW Partai NasDem Jatim Muhammad Hakam Amarulloh.
Ia mengatakan, Partai NasDem sejatinya tidak anti kritik. Hanya saja, kritikan yang disampaikan Majalah Tempo melalui laporan utamanya dinilai sebagai penghinaan.
"Kami Partai NasDem tidak anti kritik. Silahkan suarakan kritikan, bukan penghinaan," ujarnya kepada JatimTimes di Jombang, Kamis (16/04/2026).
Menurut Hakam, sosok Surya Paloh merupakan simbol perjuangan partai di mata para kader. Hinaan yang dilakukan Majalah Tempo dirasa cukup melukai hati para kader dan simpatisan Partai NasDem.
Baca Juga : Kasus TBC Melonjak, Wakil Ketua DPRD Jatim: Ini Darurat, Tak Bisa Dianggap Biasa
Oleh karena itu, DPW Partai NasDem Jatim mendesak Majalah Tempo agar segera mungkin melakukan klarifikasi secara terbuka di hadapan publik. Ia juga meminta agar ada permintaan maaf langsung kepada Ketum Partai NasDem Surya Paloh.
"Kami Partai NasDem mendesak Tempo untuk klarifikasi secara terbuka," pungkasnya.(*)
