JATIMTIMES – Memasuki bulan suci Ramadan, persaingan paket berbuka puasa di Kota Batu mulai memanas. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Zam Zam Hotel & Convention Batu yang kembali menggulirkan program tahunannya. Kali ini, mereka mengusung tajuk “Delight of Serambi Mekah” untuk memanjakan lidah para pemburu kuliner.
Berbeda dengan konsep hotel pada umumnya, tempat ini mencoba mengawinkan nuansa spiritual dengan kekayaan kuliner Nusantara, khususnya sentuhan khas Sumatera. Tak tanggung-tanggung, ada lebih dari 100 item menu yang disajikan setiap harinya untuk pengunjung yang datang.
Baca Juga : Terima Tim BPK Jatim, Wali Kota Batu Targetkan Penyerahan LKPD Tepat Waktu
Marketing Communication Zam Zam Hotel & Convention, Susmitha Vivi, menjelaskan bahwa variasi menu menjadi kekuatan utama mereka tahun ini. Agar pengunjung tidak bosan, daftar makanan sengaja dibuat berganti-ganti setiap harinya.
"Menunya banyak sekali, lebih dari 100 item. Hari ini mungkin ada martabak Aceh dan kebab, tapi besok menunya akan berubah lagi. Jadi setiap hari ada kejutan rasa yang berbeda," ujarnya saat ditemui, belum lama ini.
Dari sisi harga, hotel ini nampaknya ingin menyasar pasar yang lebih luas dengan mematok tarif Rp80.000 per orang untuk dewasa. Sementara bagi anak-anak, harga yang ditawarkan berada di angka Rp50.000 per orang.
Perempuan yang disapa Mitha itu mengeklaim harga tersebut cukup kompetitif dibandingkan hotel-hotel sekelasnya di wilayah Malang Raya dan Batu. Hal inilah yang membuat pemesanan seringkali datang dari rombongan besar atau grup komunitas yang ingin bereuni sambil berbuka bersama.
"Bisa dibilang harganya sangat terjangkau atau affordable. Banyak yang membawa rombongan rekan kerja atau keluarga besar karena memang porsinya masuk untuk grup," tambahnya.
Meski memiliki kapasitas yang cukup luas, pihak manajemen membatasi kunjungan maksimal 250 orang per hari demi menjaga kenyamanan. Namun, untuk grup besar yang ingin privasi lebih, tersedia fasilitas hall yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemesan.
Selain urusan perut, aspek ibadah juga menjadi perhatian. General Manager Zam Zam Hotel, Rudy Rinanto Rachmat, menyebutkan bahwa pihaknya menyediakan fasilitas salat Maghrib hingga Tarawih berjamaah di masjid dalam area hotel.
"Kami ingin menghadirkan pengalaman berbuka yang tenang. Pengunjung tidak perlu bingung mencari tempat salat setelah makan, karena semua fasilitas ibadah sudah tersedia lengkap di sini," kata Rudy.
Tak hanya itu, lokasi hotel yang berada di area ketinggian memberikan nilai tambah berupa panorama pegunungan dan kelap-kelip lampu Kota Batu di sore hari. Program ini dijadwalkan bakal terus berlangsung setiap hari mulai pukul 17.00 WIB hingga satu hari menjelang Lebaran nanti.
