Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Agama

Seruan Adzan Pernah Berubah di Zaman Nabi, Mengapa?

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Nurlayla Ratri

24 - Apr - 2024, 17:19

Placeholder
Ilustrasi (pixabay)

JATIMTIMES - Adzan adalah seruan untuk memanggil umat Islam menyegerakan salat. Terkait dengan adzan, mungkin masih banyak umat yang belum mengetahui jika bunyi seruan adzan pernah diubah di zaman Nabi Muhammad SAW. 

Dalam sebuah buku Shalatul Mu'min (Buku Induk Shalat) karya Kasimun, Rasulullah SAW melarang dengan sangat mengubah lafadz adzan. Dalam sebuah hadist riwayat Muttafaq'alaih, Rasulullah SAW bersabda, 

Baca Juga : Amalkan 3 Doa Taubat Ini Agar Terhindar dari Siksa dan Panasnya Api Neraka

"Barang siapa yang mengerjakan suatu amal yang tidak ada perintahnya dari kami maka amal tersebut mardud (tertolak)".

Tapi satu ketika di zaman Rasulullah SAW, turun hujan besar disertai petir. Kondisi jalanan pun menjadi berlumpur. Hal tersebut kemudian membuat kaum Muslim menjadi kesulitan untuk melaksanakan salat jemaah di masjid. 

Kondisi itu kemudian dianggap membahayakan untuk kaum muslim melaksanakan salat di masjid. Hingga akhirnya lafadz adzan mengajak muslim muslim untuk salat di masjid, diubah menjadi ajakan menunaikan salat di rumah. 

Hadits Bukhari diriwayatkan dari Abdullah bin Al-Harith, menjelaskan, "Seperti dinarasikan Abdullah bin Al-Harith: "Hari itu sedang hujan dan berlumpur saat Ibnu Abbas hendak salat bersama kami. Ketika muazin yang mengumandangkan adzan berkata hayya 'alas shalah, Ibnu Abbas mengatakan untuk mengubahnya menjadi as shalaatu fir rihaal (salatlah di rumah masing-masing). Orang-orang saling melihat dengan wajah kaget. Ibn berkata, hal ini pernah dilakukan di masa orang yang lebih baik dibanding dirinya (merujuk pada masa Rasulullah SAW) dan ini terbukti."

Baca Juga : Suami Lebih Sering Memberi kepada Keluarga Dibandingkan Istrinya, Bolehkah? 

Hadits lainnya juga menjelaskan perubahan lafadz Adzan tentang seruan muslim salat di rumah. Masih dari hadits riwayat Bukhari dikatakan, 

"Seperti dinarasikan Nafi: "Di suatu malam yang dingin, Umar mengumandangkan adzan ketika hendak salat di Dajnan dan mengatakan shalu fi rihaalikum (salatlah di rumahmu). Dia mengatakan, Rasulullah SAW pernah menyuruh muadzin mengumandangkan shalu fi rihaalikum (salatlah di rumahmu) saat adzan di malam yang hujan atau sangat dingin dalam perjalanan." 


Topik

Agama kisah nabi lafal adzan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Nurlayla Ratri