JATIMTIMES - Baru-baru ini aksi ciuman sesama pria yang dilakukan The 1975 di Malaysia tengah menjadi sorotan. Gegara aksi tersebut, Minggu (23/7/2023) sore beberapa keyword seperti The 1975, Matty hingga Malaysia trending di Twitter.
Salah satu potret beredar di Twitter menyebutkan jika vokalis adalah band musik Rock alternatif/indie rock yang berbasis di Manchester, Matty Healy memang kontroversial sejak dulu. Kala itu, The 1975 pernah mengunggah potret dirinya menginjak bendera Korea Selatan saat manggung di Seoul.
Baca Juga : Geram Aksi Ciuman Gay, YouTuber Malaysia Ini DM Instagram Matty The 1945 dan Balasannya Begini
"Ternyata Matty @the1975 ini memang problematik dari dulu. Pernah manggung di Seoul, 2019, dapat bendera Taegeukgi Korsel dari fans, lalu dia mirror selfie & upload di IG begini," tulis akun Twitter @herricahyadi dengan mengunggah foto Matty.
Namun tak lama setelah membuat heboh warganet, akhirnya Matty menghapus foto tersebut. "Dia hapus foto tsb tanpa minta maaf," tulis dia.
Bukannya meminta maaf, ia malah menanggapi permasalahan itu dengan santai. Sehingga membuat warganet khususnya warga Korea semakin naik pitam.
"Yang bikin nambah marah org-org Korea karena reply santai dia yg sok iye," tulis dia.

Hujatan warga Korea setelah ada aksi problematik dari Matty. (Foto: Twitter) Dan aksi problematik pada 2019 itu, empat tahun kemudian pada 2023 kembali membuat aksi promblematik di Malaysia.
"Ga berubah setelah hampir 1/2 dekade," lanjut cuitannya.
Sontak unggahan itu pun menuai beragam komentar dari warganet. Banyak warganet yang menghujat Matty.
"buset band problematik ternyata, ku kira kasus dia yang di malaysia aja, bisa bisa nya mirror selca sambil kaki nya nginjek bendera kaya gituu, baddd attitude banget!!," @jacfk***.
Baca Juga : Polres Blitar Tegas, Bikin Onar saat Pengesahan PSHT Bakal Disanksi Hukum
"Udah ma boti problematik lg, udh kaya gitu masih byk yg ngefans kah? Apa emg yg ngefans masih satu kaum juga," @gx****.
"Waduh attitude jeleknya udh dari dulu berarti, kalau dia artis korea udh kena cancel culture dari lama," @aes******.
Sebelumnya, The 1975 sempat mengecam pemerintah Malaysia saat tampil di sana. Hal itu karena The 1975 menyadari bahwa peraturan soal larangan LGBTQ di Malaysia sangat keras.
Matty akhirnya mengungkapkan ketidaksetujuan itu di panggung Good Vibes, festival musik besar di Malaysia.
Matty juga melakukan aksi protes terhadap pemerintahan Malaysia dengan berciuman bersama Ross, bassist The 1975.
Akibat dari aksinya di Malaysia, The 1975 pun gagal manggung di Jakarta, yang seharusnya jadwal manggung The 1975 di Jakarta pada Minggu (23/7/2023) malam.
