JATIMTIMES - Dalam Islam, tidak semua hewan bisa dijadikan kurban. Hanya beberapa hewan saja yang bisa dijadikan hewan kurban untuk dipotong saat hari raya Idul Adha.
Hewan-hewan yang bisa dijadikan hewan kurban di antaranya adalah sapi, kambing, domba, kerbau dan unta. Meski ke lima hewan ini diperbolehkan untuk dikurbankan, namun pemilihannya tidak asal-asalan.
Baca Juga : Wow, Surabaya Night Zoo Segera Buka, Bisa Jadi Pilihan Wisata Malam di Kota Pahlawan
Pemilihan hewan kurban harus disesuaikan dengan ajaran IsIam dan juga dengan anjuran Nabi Muhammad SAW. Lantas, hewan seperti apa pilihan Nabi Muhammad SAW?
Tentu hewan pilihan Rasulullah adalah hewan terbaik di antara hewan yang lainnya. Namun, meski Rasulullah sangat mampu untuk membeli unta, beliau tidak memilih hewan tersebut sebagai hewan kurbannya.
Dikutip dari channel YouTube Ustadz Khalid Basamallah pada Sabtu (17/6/2023), Rasulullah lebih memilih berkurban dengan kambing atau domba.
"Karena Nabi Shallallahu alaihi wassallam berkurban dengan kambing dan domba," ungkap Ustadz Dr Khalid Basalamah Lc MA.
Dalam videonya, ia menjelaskan jika Rasulullah memilih berkurban dengan domba hingga mencapai puluhan ekor tiap hari raya Idul Adha. Padahal saat itu Ustadz Khalid Basamallah menambahkan, kondisi ekonomi Rasulullah sangat mampu untuk membeli unta. Bahkan pada saat itu, beliau memiliki unta-unta terbaik sebagai tunggangan dirinya dan istrinya saat itu.
"Nabi Shallallahu alaihi wassallam saat itu menyembelih domba. Beliau menyembelih 65 ekor untuk Beliau sendiri," jelas Ustadz Khalid Basalamah.
Adapun untuk domba dan kambing yang disembelih Rasulullah berwarna putih dan hitam. Jadi jika mau lebih afdhol dalam berkurban, disarankan menyembelih kambing atau domba berwarna putih dan hitam seperti dilakukan Nabi.
Lalu, daging domba dan kambing merupakan makanan kesukaan Rasulullah sehingga daging dua hewan tersebut dianjurkan untuk dikonsumsi.
Lebih lanjut Ustadz Khalid Basalamah mengungkap dalam sebuah hadist riwayat Imam Bukhari dijelaskan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam sangat gemar memakan paha kambing.
"Jadi kalau seorang muslim/muslimah makan kambing karena ingin ikuti Nabi yang gemar makan kambing, itu pahala," ujar Ustadz Khalid.
Ia juga menjelaskan, kambing memiliki keistimewaan, karena pada akikah yang disembelih juga kambing atau domba, tidak boleh hewan lain. Untuk anak laki-laki akikahnya 2 ekor kambing dan anak perempuan 1 ekor kambing.
Baca Juga : NBI Antarkan Hanan Attaki Bertemu Kiai Agil Siradj, Gus Lilur: Dukung Penuh Dakwah
"Disunahkan makan sebagian dari dagingnya, berarti ada anjuran makan kan? Ini tidak berlaku bagi hewan lain," sebut Ustadz Khalid Basalamah.
Sementara sapi atau kerbau tetap bisa dikurbankan maksimal untuk 7 orang.
"Kalau misalnya 1 sapi ada 3 orang, ya bisa juga, enggak usah paksain lagi cari orang. Makin sedikit orang, makin besar pahalanya," jelasnya.
Diakhir videonya Ustadz Khalid Basalamah menekankan jika berkurban hukumnya sunnah. Namun berkurban bagi orang yang mampu itu adalah wajib. Maka dari itu, jika mampu dari segi ekonomi, berkurbanlah. Sebab hal itu merupakan perintah langsung dari Allah SWT.
Hal itu sebagaimana dalil perintah kurban dalam Surat Al Kautsar Ayat 2:
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
Fasallili rabbika wanhar
"Dirikanlah sholat karena Tuhanmu; dan berkubanlah."
