Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Gladi Bersih Usai, 200 Gandrung Banyuwangi Siap Manggung Di Istana Negara

Penulis : Hakim Said - Editor : Heryanto

16 - Aug - 2017, 03:39

Placeholder
200 penari gandrung Banyuwangi saat gladi bersih di Istana Negara Jakarta Pusat, Selasa sore (15/817)

Persiapan penampilan 200 penari gandrung dengan tema Gandrung Kembang Menur yang bakal manggung Istana Negara sudah rampung. 

Sebagaimana dilaporkan oleh Endang Sulistyani selaku pendamping dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi, Selasa sore (15/8/17), usai melakukan gladi bersih dengan komposisi garapan pola lantai yang luar biasa indahnya ditarikan oleh gadis-gadis cantik dari Bumi Blambangan.

"Pertunjukan Gandrung Banyuwangi ini akan digelar setelah usai acara detik-detik proklamasi dan disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo serta para tamu undangan baik pejabat negara Indonesia maupun dari mancanegara," tutur Endang. 

Seperti diketahui, sebanyak 200 penari Gandrung yang  terdiri atas pelajar SMP dan SMA sudah diberangkatkan pada Sabtu malam (12/8/17). Mereka akan membawakan Tari Jejer Kembang Menur, kreasi baru dari Tari Jejer Gandrung Banyuwangi yang akan manggung di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Tari Gandrung Banyuwangi ini kembali diminta Presiden Joko Widodo untuk tampil pada peringatan ke-72 Kemerdekaan RI di Istana Negara 17 Agustus 2017 mendatang. Tari Gandrung ini ditampilkan sebagai penutup rangkaian upacara kemerdekaan.

Tak kurang Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan kebanggaannya atas tampilnya Tari Gandrung di Istana Negara. Karena ini merupakan penghormatan bagi seluruh warga Banyuwangi.

Bahkan sebelumnya, Presiden Jokowi juga sudah mengundang penari Gandrung pada peringatan Sumpah Pemuda 20 Oktober 2016 lalu.

"Kami semua bangga kepada pemerintah pusat dan Presiden Jokowi yang mempunyai semangat nyata untuk mengapresiasi kreasi seni budaya daerah. Terlebih sekarang diberi ruang pada rangkaian peringatan kemerdekaan di mana semua tamu negara hadir, mulai tokoh-tokoh penting hingga perwakilan negara sahabat. Ini menjadi penguat bahwa keberagaman budaya daerah adalah pemersatu, bukan pemecah belah bangsa. Justru dalam perbedaan yang sangat banyak, kita bisa saling menguatkan," ucap Bupati Anas. 


Topik

Peristiwa Gladi-Bersih 200-Gandrung-Banyuwangi Istana-Negara



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hakim Said

Editor

Heryanto