JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Tim Pengabdian UM Latih Kepala Sekolah Kembangkan Pembelajaran di Era Digital

Reporter: Binti Nikmatur • Editor: A Yahya
📅 9 Oktober 2026, 18:07 WIB • ⏱️ 2 menit baca

JATIMTIMES - Tim pengabdian Departemen Administrasi Pendidikan Universitas Negeri Malang (UM) membekali kepala sekolah dan guru dengan wawasan pengembangan media serta bahan ajar di era digital. Pelatihan yang digelar pada Selasa (7/7/2026) ini menitikberatkan pada penguatan integritas kepemimpinan untuk mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.

Perkembangan teknologi membuat guru memiliki lebih banyak pilihan dalam menyampaikan materi kepada murid. Namun, pemanfaatan teknologi perlu diimbangi kemampuan memilih media pembelajaran yang tepat dan menyesuaikannya dengan karakteristik murid.

Di sinilah peran kepala sekolah dibutuhkan. Kepala sekolah tidak cukup hanya mengurus administrasi, tetapi juga perlu mengarahkan pengembangan kompetensi guru agar inovasi pembelajaran bisa berjalan sesuai kebutuhan sekolah.

Melalui kegiatan pengabdian tersebut, tim Departemen Administrasi Pendidikan UM berupaya meningkatkan wawasan kepala sekolah dan guru mengenai kepemimpinan serta pengelolaan pembelajaran. Salah satu materi yang diberikan adalah pentingnya integritas dalam menjalankan peran sebagai pemimpin pendidikan.

Dr. Ahmad Nurabadi, M.Pd., yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini, menjelaskan bahwa kepemimpinan berkaitan dengan kemampuan merumuskan visi, mengomunikasikan tujuan, dan menggerakkan orang lain untuk mencapai target bersama.

“Kepemimpinan adalah kemampuan pimpinan untuk merumuskan, mengartikulasikan, dan menginspirasi orang lain dalam mencapai visi jangka panjang yang jelas dan realistis berdasarkan nilai-nilai integritas kepemimpinan,” paparnya. 

Menurut Ahmad, integritas perlu terlihat dalam tindakan nyata. Kepala sekolah pun harus mampu menunjukkan sikap profesional, termasuk ketika mendampingi guru mengembangkan kemampuan mengajar dan meningkatkan mutu pembelajaran.

Ia juga menekankan pentingnya peran kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran, pemimpin perubahan, dan pemimpin visioner. Ketiga peran tersebut diperlukan agar sekolah memiliki arah pengembangan yang jelas dan mampu merespons perubahan dalam dunia pendidikan.

Pengembangan media dan bahan ajar menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mendukung tujuan tersebut. Guru perlu memanfaatkan teknologi dan sumber informasi yang tersedia secara tepat, bukan sekadar mengikuti tren digital.

Media pembelajaran yang digunakan juga perlu mempertimbangkan tujuan pembelajaran dan kebutuhan murid. Dengan begitu, teknologi dapat membantu guru menyampaikan materi secara lebih efektif dan memberi pengalaman belajar yang relevan.

Melalui pelatihan ini, tim pengabdian Departemen Administrasi Pendidikan UM berharap kepala sekolah semakin mampu menjalankan kepemimpinan yang berintegritas serta mendorong guru terus berinovasi. Penguatan kepemimpinan dan pengembangan pembelajaran diharapkan menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan dan mewujudkan sekolah unggul.

Baca Juga: Bukan Sekadar Pencatat Transaksi, Unikama Siapkan Calon Akuntan Berkompeten, Andal, Adaptif

Baca Juga: 520 Pelajar Ikuti Edukasi Anti-Perundungan di Jambore Siwalan ke-14 Situbondo

Topik Terkait
# um# ahmad nurabadi# departemen administrasi pendidikan UM

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap