JATIMTIMES - Perubahan regulasi dan digitalisasi perpajakan menuntut akuntan memiliki kemampuan analisis serta pertimbangan strategis dalam dunia bisnis. Tantangan tersebut menjadi salah satu sorotan Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama), melalui seminar perpajakan nasional yang dirangkai dengan Accounting Excellence Award 2026, Kamis (8/10/2026).
Dekan FEB Unikama Dr Rita Indah Mustikowati SE MM menegaskan bahwa perkembangan teknologi, perubahan aturan pajak, dan dinamika bisnis telah mengubah tuntutan terhadap profesi akuntan. Mahasiswa akuntansi perlu mempersiapkan diri untuk menjalankan peran yang lebih luas daripada sekadar melakukan pencatatan transaksi.
“Sekarang ini di era yang serbamodern, serbateknologi, semuanya sudah berubah. Aturan pajak sudah berubah, teknologi pajak sudah berubah, dunia sudah berubah, bisnis sudah berubah. Adik-adik diminta untuk seorang akuntan yang paham betul terkait dengan pajak, tidak lagi seorang akuntan yang tukang mencatat, tetapi seorang akuntan yang strategis terhadap pajak,” kata Rita.
Seminar yang berlangsung di Aula Sarwakirti Unikama tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Program Studi Akuntansi untuk memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi perubahan dunia profesi. Di tengah perkembangan sistem perpajakan digital, pemahaman atas regulasi dan kemampuan membaca implikasi kebijakan pajak terhadap keputusan bisnis menjadi kompetensi yang perlu diperhatikan calon akuntan.
Selain membahas tantangan profesi, kegiatan tersebut juga menempatkan capaian akademik dan nonakademik mahasiswa sebagai bagian dari pengembangan kualitas pendidikan. Melalui Accounting Excellence Award 2026, program studi memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang menunjukkan prestasi di sejumlah bidang.
Ketua Program Studi Akuntansi Unikama Mochamad Fariz Irianto SE ME mengatakan penghargaan tersebut menjadi ruang evaluasi atas perkembangan program studi selama satu tahun terakhir. Capaian yang dicatat meliputi peningkatan akreditasi, pengembangan kompetensi dosen, serta prestasi mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional.
"Kami berkesempatan untuk bersama-sama merefleksikan apa yang sudah kita lakukan dalam satu tahun kemarin. Berbagai macam upaya sudah kita lakukan, baik itu di tingkat program studi, dosen, maupun juga dalam tingkat mahasiswa,” ujar Fariz.
Program Studi Akuntansi mencatat peningkatan akreditasi menjadi Unggul melalui Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA). Capaian tersebut berjalan beriringan dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan program studi.
Salah satu prestasi dosen diraih Dr Supami Wahyu Setiyowati SE MSA yang memperoleh penghargaan sebagai dosen terbaik Unikama tahun ini. Program studi tersebut juga mencatat capaian jabatan akademik hingga lektor kepala serta lahirnya dua doktor baru, yakni Susmita Dian Indiraswari, SE MAk dan Dr Supami Wahyu Setiyowati SE MSA.
Dari sisi kompetensi profesional, seluruh dosen Program Studi Akuntansi telah memiliki sertifikasi profesi, dengan capaian mencapai 100 persen. Penguatan jejaring internasional juga berlangsung melalui kegiatan visiting lecture yang dilakukan Fauzan SE SFil MM PhD di Malaysia.
Mahasiswa turut terlibat dalam kegiatan akademik lintas negara melalui program academic exchange di Malaysia dan partisipasi dalam konferensi internasional akuntansi. Sejumlah mahasiswa juga menorehkan prestasi dalam kompetisi olahraga dan bidang lainnya.
Rita menambahkan, bahwa capaian tersebut mencerminkan sinergi antara pimpinan, dosen, dan mahasiswa dalam meningkatkan mutu program studi. Ia mengapresiasi produktivitas Program Studi Akuntansi yang dinilai mampu menunjukkan perkembangan pada aspek kelembagaan maupun prestasi individu.
“Kegiatan sangat-sangat luar biasa. Prodi Akuntansi kembali lagi berkarya, berkarya sesuai dengan apa yang sudah kita canangkan. Prestasi yang ada di Prodi Akuntansi sangat luar biasa. Mulai dari mahasiswa, Bapak/Ibu dosen, semuanya dalam satu tahun terakhir ini menunjukkan prestasi yang luar biasa,” tutur Rita.
Menurut dia, pemberian penghargaan mahasiswa juga dimaksudkan untuk mendorong budaya berprestasi di lingkungan perguruan tinggi. Apresiasi terhadap pencapaian mahasiswa diharapkan dapat memelihara motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan sesuai bidang masing-masing.
“Apresiasi ini tidak hanya menjadi bentuk penghargaan kepada mahasiswa, namun sebagai motivasi dan juga harapan kami untuk seluruh mahasiswa di Program Studi Akuntansi,” kata Fariz.
Program studi menetapkan enam kategori penghargaan dalam Accounting Excellence Award 2026, yakni Best Academic Award, Best Non Academic Award, Best Professional Competency Award, Best Leadership \& Contribution Award, Best Entrepreneur Award, dan Best English Proficiency Award.
Pada kategori Best Academic Award, penghargaan dibagi berdasarkan angkatan. Untuk angkatan 2023, Chang Shu Chin meraih Juara 1, Silvi Dwi Nandasari Juara 2, dan Alfiatul Zahro Juara 3.
Pada angkatan 2024, Maria Ersilia Fatlolon menempati Juara 1, disusul Fitria Novi Kurniasari sebagai Juara 2 dan Klaunadia Juwita sebagai Juara 3. Sementara itu, kategori angkatan 2025 menempatkan Putri Atima Aprilia sebagai Juara 1, Zaskiyah Amelia Dzakirah sebagai Juara 2, dan Selvia Octa Ramadhani sebagai Juara 3.
Penghargaan Best Non Academic Award diberikan kepada Siska Firnanda Lekirupy dari angkatan 2023 sebagai Juara 1 dan Dian Citra dari angkatan 2025 sebagai Juara 2.
Pada kategori Best Professional Competency Award, Nabilla Andyra Artalita meraih Juara 1, sedangkan Erina Dwi Suryaningtyas menempati Juara 2. Keduanya merupakan mahasiswa angkatan 2024.
Untuk kategori Best Leadership \& Contribution Award, Chang Shu Chin dari angkatan 2023 meraih Juara 1. Maria Ersilia Fatlolon dari angkatan 2024 menempati Juara 2, sedangkan Roy Demsi Efendi dari angkatan 2025 meraih Juara 3.
Kategori Best Entrepreneur Award diberikan kepada Apriana Wandagau dari angkatan 2025 melalui karya inovatif bertajuk “Rajut Noken Modern”.
Sementara itu, penghargaan Best English Proficiency Award untuk angkatan 2026 menempatkan Shinta Vianita Ngura sebagai Juara 1, Permata Rahma Widuri sebagai Juara 2, dan Aldi Ahmad Al-Kahfi Wirayuda sebagai Juara 3.
Pemberian penghargaan tersebut mendapat dukungan dari sejumlah mitra dan unsur internal universitas. Routin Academy memberikan voucher sertifikat senilai ratusan ribu rupiah kepada para juara. Wakil Rektor II Unikama, Irma Tyasari, SE., S.Pd., MM., Ph.D., bersama Dr. Sulistyo, M.Ak., turut memberikan voucer belanja di Omi Kanjuruhan Mart kepada peraih Juara 1.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Akuntansi, staf FEB, serta dukungan Biro Administrasi Umum (BAU) dan Humas Unikama. Rangkaian seminar perpajakan dan penganugerahan Accounting Excellence Award 2026 secara resmi ditutup oleh Dekan FEB Unikama di Aula Sarwakirti.
Baca Juga: 520 Pelajar Ikuti Edukasi Anti-Perundungan di Jambore Siwalan ke-14 Situbondo