JATIMTIMES - Timnas Indonesia harus bekerja ekstrakeras saat menghadapi Thailand pada partai final FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda tidak hanya dituntut tampil maksimal, tetapi juga wajib mewaspadai sejumlah pemain kunci milik Gajah Perang.
Indonesia dan Thailand akan bertemu pada laga puncak FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026) pukul 20.00 WIB. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Timnas Indonesia tentu membidik kemenangan sekaligus gelar juara.
Thailand bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Tim Gajah Perang memiliki sejumlah pemain berpengalaman hingga pemain muda yang mampu memberikan perbedaan di atas lapangan.
Berikut tiga pemain Thailand yang perlu mendapat perhatian khusus dari Timnas Indonesia pada final FIFA ASEAN Cup 2026:
1. Sarach Yooyen
Sarach Yooyen menjadi salah satu pemain yang wajib diwaspadai Timnas Indonesia. Gelandang berusia 34 tahun ini merupakan kapten Thailand sekaligus salah satu pemain paling berpengalaman di skuad Gajah Perang.
Sarach juga tercatat sebagai pemain dengan jumlah penampilan internasional terbanyak di Timnas Thailand. Sejak menjalani debut pada November 2013, dia telah mengoleksi 83 caps dengan torehan enam gol.
Pada FIFA ASEAN Cup 2026, Sarach turut menunjukkan perannya sebagai pemain penting di lini tengah. Salah satu golnya bahkan membantu Thailand mengalahkan Vietnam pada fase grup.
Pengalaman serta kemampuannya mengatur tempo permainan membuat Sarach menjadi sosok yang perlu mendapat pengawalan ketat. Joey Pelupessy dan rekan-rekannya di lini tengah Indonesia harus mampu membatasi ruang geraknya.
2. Seksan Ratree
Nama berikutnya adalah Seksan Ratree. Gelandang muda Thailand ini memang belum menjadi pilihan utama sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026, tetapi kontribusinya ketika mendapat kesempatan bermain cukup berbahaya.
Pemain berusia 23 tahun tersebut baru sekali dipercaya tampil sebagai starter di turnamen ini. Namun, Seksan mampu menunjukkan kualitasnya dengan menyumbangkan dua assist untuk Thailand.
Catatan tersebut memperlihatkan kemampuan pemain Port FC itu dalam menciptakan peluang dan memberikan umpan-umpan matang kepada rekan setimnya.
Karena itu, lini tengah Timnas Indonesia perlu memberikan perhatian lebih kepada Seksan. Jika dibiarkan mendapatkan ruang, kreativitasnya bisa menjadi masalah bagi pertahanan skuad Garuda.
3. Teerasak Poeiphimai
Ancaman lainnya datang dari lini depan Thailand. Teerasak Poeiphimai merupakan salah satu penyerang yang sudah membuktikan kualitasnya sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026.
Striker berusia 24 tahun tersebut telah mencatatkan dua gol dan satu assist di turnamen ini. Meski tidak selalu menjadi starter pada fase grup, Teerasak tetap mampu memberikan kontribusi ketika dipercaya tampil.
Ketajamannya di area pertahanan lawan membuat Teerasak harus mendapatkan pengawalan ketat dari para pemain belakang Indonesia.
Elkan Baggott dan pemain bertahan lainnya wajib menjaga konsentrasi ketika Teerasak berada di sekitar kotak penalti. Sedikit saja memberikan ruang, penyerang Port FC itu berpotensi menciptakan peluang berbahaya.
Dengan pengalaman Sarach Yooyen, kreativitas Seksan Ratree, serta ketajaman Teerasak Poeiphimai, Thailand memiliki sejumlah senjata yang bisa menyulitkan Timnas Indonesia.
Karena itu, skuad Garuda perlu tampil disiplin sejak menit awal hingga pertandingan berakhir jika ingin mengakhiri FIFA ASEAN Cup 2026 dengan gelar juara di kandang sendiri.
Baca Juga: HUT Ke-60, Universitas Islam Tribakti Lirboyo Gelar Green Marathon
Baca Juga: Cetak Sejarah Baru, Para Atlet se Jawa- Bali Ramaikan Kejuaraan Barongsai dan Naga