JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Cetak Sejarah Baru, Para Atlet se Jawa- Bali Ramaikan Kejuaraan Barongsai dan Naga

Reporter: Eko Arif Setiono • Editor: Sri Kurnia Mahiruni
📅 3 Oktober 2026, 18:44 WIB • ⏱️ 3 menit baca

JATIMTIMES - Kota Kediri mencetak sejarah baru dengan menjadi Tuan Rumah Kejuaraan Barongsai dan Naga Wali Kota Kediri Cup 2026 untuk pertama kalinya. Sebanyak 25 regu dari berbagai daerah seJawa-Bali turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Pada kejuaraan ini, Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha (Gus Qowim) menyatakan, kejuaraan ini juga masuk dalam rangkaian program City Tourism, dan Sport Tourism. Bahkan, juga ikut menggerakkan ekonomi di Kota Kediri.

Ketua KONI Kota Kediri Agus Eko Koko mengatakan, kejuaraan tersebut menjadi kesempatan penting untuk mengukur kemampuan atlet barongsai Kota Kediri sekaligus melihat kekuatan lawan dari daerah lain. “Kejuaraan ini baru pertama diadakan di Kota Kediri,” kata Koko,Sabtu (3/10/26).

Kejuaraan Wali Kota Kediri Cup 2026 juga memiliki kaitan dengan persiapan atlet menghadapi agenda olahraga tingkat Jawa Timur. Sebelumnya, Cabor Barongsai Kota Kediri berhasil meraih medali emas dan menjadi juara umum pada Porprov Jawa Timur IX 2025.

Prestasi tersebut menjadi modal bagi tim untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya. Kejuaraan di GOR Jayabaya sekaligus digunakan untuk mengevaluasi kemampuan atlet menghadapi lawan-lawan yang berpotensi kembali bertemu pada ajang Porprov.

Koko mengatakan, peserta dalam kejuaraan kali ini memiliki karakteristik yang dapat menjadi gambaran persaingan pada kompetisi mendatang.

“Pertama, bisa mengukur, karena lawan di Porprov juga sama. Apalagi ada Jawa Barat juga. Harapannya bisa evaluasi dan ke depannya bisa lebih bagus,” ujarnya.

Dalam pertandingan, kemampuan peserta dinilai melalui sejumlah aspek, mulai dari halang rintang, ketangkasan, kecepatan hingga seni.

Penilaian tersebut tidak hanya menuntut kemampuan fisik dan teknik atlet, tetapi juga ketepatan gerakan serta kemampuan menampilkan unsur seni dalam pertunjukan barongsai dan naga.

Selain menjadi arena kompetisi dan persiapan atlet, penyelenggaraan Kejuaraan Barongsai dan Naga Wali Kota Kediri Cup 2026 juga diharapkan mendukung pengembangan sport tourism di Kota Kediri.

Menurut Agus, agenda olahraga dengan peserta dari luar daerah dapat menjadi bagian dari upaya mendatangkan pengunjung sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi pertandingan.Konsep tersebut juga sejalan dengan sejumlah agenda olahraga yang berlangsung di Kota Kediri.

Selain kejuaraan barongsai, Kota Kediri juga menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai cabang olahraga lain, termasuk agenda wushu tingkat nasional, atletik se-Jawa Timur, serta tarung derajat. “Harapannya juga sport tourism,” kata Agus.

Dengan peserta yang datang dari berbagai daerah, kejuaraan barongsai dan naga ini tidak hanya menjadi panggung bagi atlet untuk berkompetisi. Ajang tersebut juga membuka ruang bagi Kota Kediri untuk memperkenalkan diri sebagai salah satu daerah yang aktif menggelar kegiatan olahraga.

Bagi Cabor Barongsai Kota Kediri, kompetisi ini menjadi bagian dari proses menjaga prestasi sekaligus mempersiapkan regenerasi atlet untuk menghadapi persaingan di tingkat Jawa Timur.

Baca Juga: Indonesia Super Fight 4 Jadi Ajang Uji Atlet Menuju Popda dan Porprov

Baca Juga: Klasemen Terbaru Asian Games 2026, Indonesia Peringkat Berapa?

Topik Terkait
# Kejuaraan Barongsai# Barongsai# Naga# Wali Kota Kediri Cup# KONI Kota Kediri

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap