JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Indonesia Super Fight 4 Jadi Ajang Uji Atlet Menuju Popda dan Porprov

Reporter: Riski Wijaya • Editor: A Yahya
📅 3 Oktober 2026, 12:50 WIB • ⏱️ 3 menit baca

JATIMTIMES - Kejuaraan taekwondo bertajuk Indonesia Super Fight 4 di GOR Ken Arok, Kota Malang, tak sekadar menjadi arena perebutan gelar. Ajang yang digelar sejak Jumat (2/10/2026) hingga Minggu (4/10/2026) besok itu juga menjadi medan evaluasi atlet menuju sejumlah agenda olahraga berikutnya.

Wakil Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Timur, Hendra Prastiyawan, mengatakan Indonesia Super Fight merupakan agenda rutin Pengprov TI Jatim. Kejuaraan tersebut menjadi bagian dari program bidang pertandingan yang digelar setiap tahun.

Menurutnya, kejuaraan itu dirancang untuk meningkatkan kemampuan atlet melalui persaingan dengan peserta dari berbagai daerah. Pengalaman bertanding tersebut diharapkan menjadi bagian dari proses menuju prestasi di tingkat nasional hingga internasional.

“Ini untuk meningkatkan para atlet-atlet kita dalam rangka menuju prestasi yang gemilang. Tingkat nasional maupun tingkat internasional,” kata Hendra usai opening ceremony Indonesia Super Fight 4, Sabtu (3/10/2026).

Indonesia Super Fight 4 diikuti sekitar 2.054 atlet yang tergabung dalam 94 kontingen. Selain Jawa Timur sebagai tuan rumah, peserta datang dari Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, dan Nusa Tenggara Timur.

Komposisi peserta membuat persaingan berlangsung cukup kompetitif. Sejumlah tim pembinaan turut ambil bagian, termasuk Puslatda Jatim, Puslatda DIY, Puslatda Jawa Tengah, serta tim PPLM.

Kehadiran atlet-atlet tersebut membuat Indonesia Super Fight 4 memiliki fungsi lain sebagai ajang mengukur perkembangan kemampuan atlet. Terlebih, sejumlah agenda kompetisi sudah menanti dalam waktu dekat.

“Ini untuk menghadapi Porprov di tahun 2027 dan juga di Popda tahun 2026 di bulan November besok,” ujar Hendra.

Ketua Pengkot TI Kota Malang, Thomas Tri Budi Dharma, mengatakan peserta kejuaraan berasal dari beragam latar belakang. Mereka mewakili klub, instansi, pemerintah daerah, hingga perguruan tinggi.

Thomas menyebut terdapat kelas prestasi dan semi prestasi dalam kejuaraan tersebut. Kelompok usia yang dipertandingkan juga cukup beragam, mulai pra-kadet, kadet, junior, senior, hingga master.

Bagi Jawa Timur, kejuaraan ini menjadi salah satu ruang untuk melihat kembali kesiapan atlet yang diproyeksikan tampil pada Popda maupun Porprov. Termasuk bagi Kota Malang yang saat ini masih melakukan pemetaan terhadap sejumlah atlet.

Thomas mengatakan komposisi atlet Kota Malang untuk Popda dan Porprov sebagian telah terbentuk. Beberapa atlet bahkan sudah masuk dalam tim inti, sementara sejumlah kelas masih menyisakan dua kandidat.

Karena itu, hasil Indonesia Super Fight 4 menjadi salah satu bahan evaluasi sebelum penentuan akhir. Penilaian tidak hanya didasarkan pada hasil pertandingan, tetapi juga mencakup kemampuan teknik, fisik, serta potensi atlet dalam meraih medali.

“Yang pasti kita akan mengevaluasi lebih detail. Kekurangan-kekurangan, baik teknik, fisik, dan lainnya,” kata Thomas.

Thomas menambahkan, kejuaraan tersebut juga menjadi kesempatan bagi atlet untuk mendapatkan pengalaman menghadapi lawan dengan level berbeda. Dari proses itu, potensi atlet baru dapat terlihat sekaligus menjadi bahan pematangan bagi atlet yang telah diproyeksikan mengikuti Popda dan Porprov.

Hendra berpesan agar atlet tidak menjadikan hasil satu pertandingan sebagai ukuran akhir perjalanan mereka. Baik kemenangan maupun kekalahan, menurutnya, merupakan bagian dari proses panjang pembentukan prestasi.

“Jangan bangga dalam pencapaian prestasi dan jangan putus asa bagi yang belum pencapaian prestasi. Ini adalah proses perjalanan panjang untuk menuju prestasi yang gemilang,” pungkasnya.

Baca Juga: Klasemen Terbaru Asian Games 2026, Indonesia Peringkat Berapa?

Baca Juga: Update Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Masuk Final FIFA ASEAN Cup 2026

Topik Terkait
# taekwondo# indonesia super fight# hendra prastiyawan# gor ken arok

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap