JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Terjadi 15 Gempa Bumi di Jatim dan Sekitarnya Pada Momentum Hari Kesaktian Pancasila

Reporter: Ashaq Lupito • Editor: Nurlayla Ratri
📅 2 Oktober 2026, 16:07 WIB • ⏱️ 2 menit baca

JATIMTIMES - Stasiun Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merekam adanya 15 peristiwa gempa bumi pada momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Belasan gempa bumi pada 1 Oktober 2026 tersebut terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur (Jatim) dan sekitarnya.

Belasan gempa bumi yang terjadi pada momentum Hari Kesaktian Pancasila tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Stasiun Geofisika BMKG Malang Ricko Kardoso, saat menyampaikan laporan kondisi kegempaan di wilayah Jatim dan sekitarnya dalam sepekan sejak 25 September hingga 1 Oktober 2026.

"Kejadian gempa bumi terbanyak terekam pada 28 September (2026) dengan jumlah 24 kejadian, sedangkan kejadian gempa bumi paling sedikit terekam pada 1 Oktober (2026) dengan jumlah 15 kejadian," ucap Ricko kepada JatimTIMES saat dikonfirmasi pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Ricko menjelaskan, gempa bumi yang turut terjadi pada momentum Hari Kesaktian Pancasila tersebut disebabkan oleh aktivitas pertemuan lempeng tektonik IndoAustralia dengan lempeng Eurasia serta aktivitas patahan lokal. Meski demikian, tidak ada dampak kerusakan maupun gempa yang dapat dirasakan secara langsung yang terjadi dalam sepekan tersebut.

"Pada periode ini tidak terdapat kejadian gempa bumi yang dirasakan," imbuhnya.

Secara keseluruhan, disampaikan Ricko, total ada ratusan gempa bumi yang terjadi pada periode 25 September sampai dengan 1 Oktober 2026 tersebut. "Pada periode ini terjadi 139 kejadian gempa bumi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya," tuturnya.

Berdasarkan kedalamannya, diutarakan Ricko, gempa bumi yang terjadi pada periode sepekan ke belakang ini terbagi pada tiga klasifikasi. Rinciannya meliputi gempa bumi dangkal yang terjadi pada kedalaman kurang dari 60 kilometer dari permukaan laut.

Selanjutnya ialah gempa bumi menengah yang terjadi pada kedalaman antara 60-300 kilometer dari permukaan laut. Kemudian gempa bumi dalam yang terjadi pada kedalaman lebih dari 300 kilometer dari permukaan laut.

"Pada periode ini terdapat 106 kejadian gempa bumi dangkal, 33 kejadian gempa bumi menengah dan nihil kejadian gempa bumi dalam," bebernya.

Ricko menambah, magnitudo gempa bumi terbesar pada periode ini mencapai M 3.79. "Magnitudo terbesar pada periode ini adalah M 3.79 dan magnitudo terkecil yaitu M 1.08," pungkasnya.

Baca Juga: Kayu Pembakaran Merembet Picu Kebakaran Pabrik Gamping di Sumawe, Kerugian Capai Rp 50 Juta

Baca Juga: Wali Kota Blitar Perkuat Jaring Pengaman Pekerja Rentan, Dua Ahli Waris Terima JKM BPJS Ketenagakerjaan

Topik Terkait
# gempa bumi di jawa timur

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap