JATIMTIMES - Kebakaran melanda Kafe Shelterville Indonesia di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (27/9/2026) dini hari.
Si jago merah melalap kafe sekitar pukul 02.49 WIB. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik, dengan area terdampak mencapai 195 meter persegi.
Baca Juga : Sudah Pasang Tetap Gak Keluar, Emak-Emak Demo PDAM Lamongan di Depan Patung Buaya
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kota Malang Pandu Rizki Darmawan mengatakan petugas melakukan upaya pemadaman sekaligus mencegah api merambat ke bangunan lain.
“Tim melakukan pemblokiran api agar tidak meluas, kemudian dilanjutkan dengan pemadaman hingga dipastikan tidak ditemukan titik api tersembunyi atau hidden fire,” kata Pandu.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar Kota Malang mengerahkan empat unit kendaraan pemadam. Petugas menghabiskan sekitar 8.000 liter air untuk memadamkan api.
Operasi pemadaman berlangsung selama 43 menit dan dinyatakan selesai pada pukul 03.42 WIB. Dalam kebakaran ini beruntungnya tidak terdapat korban jiwa, korban luka, maupun orang hilang dalam kejadian tersebut.
Sementara itu, kerugian material akibat kebakaran masih dalam penyelidikan. Penyebab pasti kebakaran juga belum dipastikan dan masih berdasarkan dugaan awal adanya korsleting listrik.
Baca Juga : 14 Ribu Jiwa di Malang Terdampak Kekeringan: Tersebar di 13 Desa pada 6 Kecamatan
Pandu juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik. Masyarakat diminta rutin memeriksa instalasi listrik, memastikan peralatan elektronik dalam kondisi aman, serta tidak membiarkan perangkat listrik menyala tanpa pengawasan.
“Pastikan instalasi listrik dalam kondisi baik dan tidak menggunakan stopkontak secara berlebihan. Jika meninggalkan tempat usaha atau rumah, pastikan peralatan elektronik yang tidak diperlukan sudah dimatikan,” imbaunya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas pemadam kebakaran apabila mengetahui adanya kebakaran, sehingga penanganan dapat dilakukan secepatnya untuk mencegah api meluas.