UIN Maliki Malang Jadi Salah Satu PTP LAPP 2026, 13 Peserta Ditempa Tiga Bulan
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Dede Nana
15 - Sep - 2026, 03:46
JATIMTIMES - Target meraih skor IELTS 7, mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) hingga menyiapkan proposal penelitian menjadi bagian dari capaian yang harus dikejar 13 peserta Language and Academic Preparation Program (LAPP) 2026 selama menjalani pembinaan di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang.
UIN Maliki Malang menjadi salah satu dari enam Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) yang ditunjuk untuk melaksanakan program tersebut. Pesertanya berasal dari jenjang S1, S2, dan S3, dengan masa pendampingan berlangsung selama tiga bulan.
Baca Juga : 745 Kafilah Ikuti MTQ 2026, Wali Kota Blitar Perkuat Generasi Qurani Menuju Kota Masa Depan
Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H. Abdul Hamid, MA, mengatakan program ini tidak hanya diarahkan pada peningkatan kemampuan bahasa Inggris, tetapi juga penguatan kesiapan akademik peserta sebelum melanjutkan studi dan membuka akses ke lingkungan akademik internasional.
Menurutnya, UIN Maliki Malang memiliki pengalaman dalam menggelar program pengembangan kompetensi bahasa. “UIN Malang, khususnya Pusat Pengembangan Bahasa, sudah memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan penunjang pengembangan kompetensi bahasa,” ujar Abdul Hamid.
Pengalaman tersebut, lanjut dia, tidak hanya berkaitan dengan bahasa Inggris. Pusat Pengembangan Bahasa UIN Malang juga telah menjalankan berbagai program pengembangan bahasa Arab.
“Tidak kurang dari enam hingga tujuh kali kegiatan serupa telah dilaksanakan, baik dalam pengembangan bahasa Inggris maupun bahasa Arab,” katanya.
LAPP 2026 merupakan program kolaborasi Kementerian Agama Republik Indonesia, LPDP Kementerian Keuangan Republik Indonesia, dan Konsorsium Pusat Pengembangan Bahasa PTKIN. Program tersebut dibuka secara hybrid pada Senin (14/9/2026) di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Di UIN Maliki Malang, peserta terlebih dahulu mendapatkan orientasi terkait pelaksanaan program. Materinya mencakup kurikulum, pola pembelajaran, mekanisme evaluasi, tata tertib, hingga pengenalan fasilitas yang digunakan selama proses pendampingan.
Pusat Pengembangan Bahasa UIN Maliki Malang selanjutnya memberikan pendampingan intensif selama tiga bulan. Proses tersebut diarahkan agar peserta mampu memenuhi target yang telah ditetapkan, termasuk mencapai skor IELTS 7, memperoleh LoA dari perguruan tinggi tujuan, serta menghasilkan draf proposal penelitian.
Pengalaman UIN Maliki Malang dalam menggelar berbagai program penguatan bahasa Inggris dan bahasa Arab menjadi salah satu dasar pelaksanaan pendampingan LAPP 2026.
