Kalender Jawa Weton Sabtu Pahing 12 September 2026: Belajar Kendalikan Emosi
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
A Yahya
12 - Sep - 2026, 07:15
JATIMTIMES - Sabtu (12 September 2026) bertepatan dengan pasaran Pahing dalam penanggalan Jawa. Berdasarkan kalender Jawa, hari ini jatuh pada 1 Bakda Mulud 1960 Ja, tahun Be dan berada dalam Wuku Manahil. Sementara dalam kalender Hijriah, tanggal ini bertepatan dengan 1 Rabiul Akhir 1448 Hijriah.
Weton hari ini adalah Sabtu Pahing dengan jumlah neptu 18. Dalam tradisi Jawa, weton kerap digunakan untuk membaca karakter, rezeki, jodoh hingga kecenderungan perjalanan hidup seseorang berdasarkan perhitungan primbon.
Baca Juga : Teras Rumah Terlihat Lebih Asri dengan 5 Tanaman Ini, Ada yang Bisa Langsung Dipakai untuk Masak
Orang yang lahir pada weton Sabtu Pahing dikenal memiliki sejumlah kelebihan. Sosok ini multitalenta, berwibawa dan memiliki pengaruh kuat di lingkungan sekitar. Tak heran jika pemilik weton ini cenderung disegani oleh banyak orang.
Namun, ada sisi lain yang perlu diperhatikan. Sabtu Pahing juga memiliki kecenderungan mudah terkejut. Karakter tersebut dapat muncul di tengah sifatnya yang kuat dan berpengaruh.
Dalam perhitungan primbon, Sabtu Pahing memiliki Pangarasan Lakuning Geni. Gambaran ini merujuk pada karakter seperti api yang membuat pemilik weton cenderung temperamental dan emosional.
Sosok dengan Lakuning Geni juga dikenal mudah marah atau naik pitam. Meski demikian, kemarahan tersebut bisa cepat dikendalikan. Di balik karakter emosional itu, Sabtu Pahing juga mempunyai keberanian yang cukup kuat.
Sementara Pancasuda Sabtu Pahing adalah Satriya Wibawa. Maknanya berkaitan dengan kewibawaan dan keluhuran. Karakter ini menjadi salah satu sisi yang membuat pemilik weton Sabtu Pahing memiliki pengaruh serta disegani dalam lingkungan pergaulan.
Sabtu Pahing 12 September 2026 berada dalam Wuku Manahil. Wuku ini dilambangkan dengan Bathara Citragotra. Wataknya digambarkan sebagai pribadi yang selalu waspada, merasa dirinya memiliki kedudukan besar dan pandai bergaul.
Di sisi lain, terdapat kecenderungan angkuh dan mudah mencurigai orang lain. Wuku Manahil juga digambarkan memangku tombak terhunus. Simbol tersebut menggambarkan tingginya angan-angan sekaligus ketajaman intuisi.
Wuku ini memiliki simbol pohon tegaron yang dikenal menjadi hiasan hutan tetapi kurang memiliki kegunaan. Meski begitu, simbol tersebut juga menggambarkan karakter yang ulet dalam mengejar tekad.
Sementara burung yang menjadi simbol Wuku Manahil adalah sepahan. Burung ini menggambarkan sifat gesit, cekatan dan memiliki pikiran yang lembut. Namun, dalam urusan rezeki, pemilik weton yang berada dalam wuku ini disebut cenderung memiliki rezeki yang sedikit.
Ada pula simbol membelakangi air di tempayan. Maknanya berkaitan dengan tutur kata yang merendah. Dalam pergaulan, pemilik karakter ini tidak suka membeda-bedakan seseorang berdasarkan pangkat maupun status.
Baca Juga : Ramalan Zodiak 12 September 2026: Ada Kejutan di Akhir Pekan, 6 Zodiak Ini Perlu Bersiap
Untuk urusan pekerjaan, sifatnya bisa berubah-ubah. Ada waktu ketika sangat rajin, tetapi pada kesempatan lain justru bisa menjadi malas.
Primbon juga memberikan pantangan selama Wuku Manahil. Bahaya yang perlu diwaspadai berkaitan dengan senjata.
Selain itu, Kala berada di arah tenggara sehingga selama tujuh hari dalam wuku ini disarankan tidak bepergian jauh ke arah tenggara untuk urusan yang sangat penting.
Khusus Sabtu Pahing yang jatuh dalam Wuku Manahil, hari ini memiliki peruntungan baik untuk kegiatan bercocok tanam. Terutama untuk tanaman jenis umbi-umbian.
Menurut perhitungan primbon, tanaman yang ditanam pada waktu ini dipercaya dapat tumbuh dengan cepat dan baik sehingga hasil panennya memuaskan.
Dengan neptu 18 serta karakter yang kuat dan berwibawa, pemilik weton Sabtu Pahing disebut lebih cocok menekuni pekerjaan yang memberikan ruang untuk memimpin. Profesi sebagai pemimpin, manajer atau pengusaha menjadi bidang yang dinilai sesuai dengan karakter weton ini.
Dalam urusan jodoh, Sabtu Pahing dengan neptu 18 disebut cocok dengan pemilik weton yang memiliki neptu 11 atau 16, berdasarkan perhitungan primbon yang digunakan dalam bahan ini. Beberapa weton yang masuk dalam hitungan tersebut antara lain Sabtu Pon, Selasa Kliwon, Rabu Pahing, Rabu Wage, Kamis Kliwon, Jumat Legi, dan Senin Kliwon.
