Punya Karakter Unik, Anggrek Keriting Dendrobium dari Kota Batu Jadi Buruan Pengunjung BSOW 2026
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Yunan Helmy
11 - Sep - 2026, 04:56
JATIMTIMES – Perhelatan pameran nasional Batu Shining Orchid Week (BSOW) 2026 kembali menegaskan posisi Kota Batu dan wilayah Malang Raya sebagai pusat budidaya hortikultura unggulan. Khususnya tanaman hias anggrek. Dari ratusan varietas tanaman hias yang dipajang, jenis anggrek keriting (Dendrobium) menjadi daya tarik utama yang paling banyak menyedot perhatian para pengunjung.
Varietas dengan lekukan mahkota bunga yang khas dan paduan warna eksotis tersebut tampil mendominasi arena pameran. Keberadaan anggrek keriting ini tidak hanya memikat mata para pemula, tetapi juga diburu oleh para kolektor dan pembudidaya dari berbagai daerah.
Baca Juga : Pelajar Ikut Aksi KONI yang Dipimpin Wawali Blitar, DP3AP2KB: Demonstrasi Berbahaya bagi Anak
Juri kontes BSOW 2026 sekaligus pengurus DPC Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Malang Raya Warter Agustim mengungkapkan bahwa anggrek tipe keriting sudah lama menjadi identitas dan kebanggaan kawasan Malang Raya, khususnya Kota Batu.
"Ciri khas dari kita di Kota Batu dan Malang Raya itu memang anggrek keriting. Kita sangat terkenal di tipe jenis anggrek curly ini, yang nama botanisnya adalah Dendrobium," ujar Warter Agustim saat ditemui di lokasi pameran BSOW 2026.
Warter menjelaskan bahwa sebagian besar indukan utama dari anggrek Dendrobium tipe keriting ini berasal dari spesies alam Papua. Melalui keahlian tangan para penyilang dan pembudidaya lokal di Kota Batu, varietas tersebut berhasil dikembangkan menjadi berbagai hibrida baru dengan kualitas visual yang jauh lebih menawan.
Keunikan struktur dan daya tahan bunganya membuat permintaan pasar terhadap Dendrobium keriting terus melonjak tajam. Tak heran jika varietas ini menjadi salah satu komoditas yang paling dicari dalam pameran bertaraf nasional tersebut.
Baca Juga : Lagi, Siswa SD di Lombok Tengah Diduga Keracunan MBG
Ia menambahkan, keterlibatan aktif Pemerintah Kota (Pemkot) Batu dalam mempromosikan event BSOW 2026 melalui media sosial turut mendongkrak antusiasme publik untuk mengenal tanaman khas daerah ini. Promosi masif tersebut berdampak positif pada peningkatan transaksi para pelaku usaha anggrek.
"Animo pengunjung dan pembeli sangat tinggi. Sinergi promosi dari Pemkot Batu dan jejaring media sosial para peserta stan sangat membantu mengenalkan keunggulan anggrek keriting kita ke pasar yang lebih luas," pungkas Warter.
