Sehari Dua Kebakaran Lahan Melanda Kota Malang, 5 Ribu Meter Persegi Terdampak
Reporter
Irsya Richa
Editor
Yunan Helmy
10 - Sep - 2026, 07:39
JATIMTIMES - Dua kebakaran lahan terjadi di wilayah Kota Malang pada Kamis (10/9/2026). Kebakaran pertama melanda lahan bambu di kawasan Perumahan Dhuhayu Residence, Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang. Sedangkan kebakaran kedua terjadi di lahan kosong dan area sampah di Jalan Bunga Songgolangit, Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru.
Kebakaran pertama dilaporkan kepada UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kota Malang pada pukul 13.09 WIB. Api membakar lahan bambu dengan area terdampak sekitar 5 ribu meter persegi.
Baca Juga : Dukung Pariwisata, Pemkab Kediri Lanjutkan Pembangunan Akses Jalan Menuju Kawah Kelud
Penyebab kebakaran diduga berasal dari pembakaran yang dilakukan oknum dan kemudian tidak terkendali. Sebanyak 10 personel dengan dua unit mobil pemadam dikerahkan untuk melakukan pemadaman.
Tim mulai beroperasi pada pukul 13.31 WIB dan berhasil menyelesaikan penanganan sekitar pukul 15.31 WIB. Dalam pemadaman dan pembasahan, petugas menggunakan sekitar 16 ribu liter air.
“Setelah tiba di lokasi, tim langsung melakukan pemadaman dan pembasahan di area yang terdampak. Pembasahan dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi kembali menyala,” kata Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kota Malang Pandu Rizki Darmawan.
Belum selesai sehari, kebakaran kembali terjadi di wilayah Kota Malang. Pada pukul 14.38 WIB, petugas menerima laporan kebakaran lahan kosong dan sampah di Jalan Bunga Songgolangit, Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru.
Kebakaran kedua berdampak pada area sekitar 150 meter persegi. Berdasarkan laporan petugas, kebakaran disebabkan pembakaran oleh oknum hingga tidak terkendali.
Tim pemadam berangkat pada pukul 14.40 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB. Sebanyak 10 personel dan empat unit mobil pemadam dikerahkan untuk menangani kobaran api.
Operasi pemadaman dimulai pukul 15.01 WIB dan dinyatakan selesai pada pukul 17.00 WIB. Petugas kembali melakukan pemadaman sekaligus pembasahan untuk mencegah api kembali muncul. Sebanyak 20 ribu liter air digunakan dalam penanganan kebakaran tersebut.
Baca Juga : Tungku Masak Ditinggal Pergi ke Toko Picu Kebakaran Rumah Lansia, Kerugian Capai Puluhan Juta
“Untuk kejadian kedua, tim juga melakukan pemadaman dan pembasahan di area sekitar yang terdampak. Kami memastikan kondisi di lokasi aman sebelum meninggalkan tempat kejadian," imbuh Pandu.
Dengan dua kejadian tersebut, total area yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 5.150 meter persegi, dengan penggunaan air mencapai 36 ribu liter. Tidak ada laporan korban jiwa serta korban luka dari kedua kejadian tersebut.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan. Api yang semula digunakan untuk membakar sampah atau vegetasi bisa dengan cepat merambat, terutama pada lahan yang dipenuhi material mudah terbakar.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan. Kalau memang ada aktivitas pembakaran, jangan ditinggalkan dan harus dipastikan benar-benar padam agar tidak meluas,” tutup Pandu.
