Debut Langsung Gol, Mauro Zijlstra Mulai Tebar Ancaman di Lini Depan Arema FC

Reporter

Hendra Saputra

Editor

A Yahya

07 - Sep - 2026, 07:15

Mauro Zijlstra saat merayakan gol perdananya bersama Arema FC (foto: Arema FC)

JATIMTIMES - Gol perdana Mauro Zijlstra bersama Arema FC langsung menyita perhatian. Baru beberapa pekan mengenakan jersey Singo Edan, penyerang pinjaman dari Persija Jakarta itu sudah memberikan bukti konkret lewat gol dalam laga resmi pertamanya.

Mauro mencetak gol saat Arema FC menghadapi Isenmulang Kalteng FC pada pekan pertama BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Jumat (4/9) lalu. Gol tersebut sekaligus melengkapi kemenangan telak Singo Edan 4-0.

Baca Juga : Abu Vulkanik Krakatau Bisa Bikin Mesin Pesawat Bermasalah, Begini Penjelasannya

Namun, bagi Mauro, gol itu bukan sekadar tambahan angka. Momen tersebut menjadi pijakan penting bagi pemain yang datang ketika persiapan menuju kompetisi sudah memasuki fase akhir.

Mauro baru bergabung sekitar dua pekan sebelum kompetisi dimulai. Waktu adaptasi yang relatif singkat membuat ekspektasi terhadap dirinya tidak kecil, terutama karena lini depan menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian Arema FC untuk menghadapi musim baru.

Alih-alih membutuhkan waktu panjang untuk menemukan sentuhan pertamanya, Mauro justru langsung mencetak gol pada kesempatan resmi pertama. Ia pun mengakui laga perdana tidak pernah mudah, terlebih menghadapi tim yang baru promosi.

“Pertandingan pertama selalu sulit, tapi kami senang dengan kemenangan ini. Pertandingan pertama selalu tidak mudah, apalagi lawan kami adalah tim yang baru promosi. Jadi ini kemenangan yang sangat penting,” ujar Mauro.

Meski sudah mencetak gol, Mauro tidak menganggap proses adaptasinya bersama Arema FC telah selesai. Ia masih harus memahami sistem permainan yang diterapkan Marcos Santos sekaligus membangun koneksi dengan pemain lain.

“Coach menjelaskan segalanya dengan sangat jelas kepada saya. Saya baru di sini beberapa minggu, jadi tentu saya harus beradaptasi dengan sistem dan rekan tim,” katanya.

Menariknya, Mauro tidak hanya diproyeksikan sebagai pemain yang menunggu bola di area pertahanan lawan. Sistem Marcos Santos juga menuntut penyerang terlibat dalam permainan tanpa bola, termasuk ketika Arema FC melakukan pressing.

“Secara defensif, Coach sangat jelas. Kami bermain 4-4-2 yang kompak. Terkadang tergantung lawan bagaimana kami melakukan pressing, tapi itu yang kami lakukan setiap hari di latihan,” tambahnya.

Di tengah proses adaptasi tersebut, gol debut Mauro justru menjadi modal psikologis yang penting. Pelatih Arema FC Marcos Santos bahkan menilai torehan tersebut bisa menjadi suntikan kepercayaan diri bagi pemain barunya.

Baca Juga : Cara Top Up ML Anti Ribet, Diamond Masuk dalam Hitungan Menit

“Sangat penting bagi pemain yang baru datang untuk mencetak gol karena itu memberikan kepercayaan diri. Ini menunjukkan bahwa kami tepat dalam memilih pemain untuk musim ini. Namun, kami harus tetap rendah hati,” ujar Marcos Santos.

Pernyataan Marcos menarik karena Arema FC mendatangkan Mauro ketika waktu persiapan kompetisi sudah cukup terbatas. Artinya, kontribusi cepat dari pemain tersebut menjadi sesuatu yang dibutuhkan, bukan hanya untuk menambah pilihan di lini depan, tetapi juga untuk menjaga kedalaman skuad sepanjang musim.

Meski demikian, Marcos memberikan catatan bahwa Mauro belum berada pada kondisi fisik terbaik. Situasi itu membuat gol perdana tersebut semakin menarik, karena kontribusinya sudah terlihat sebelum sang pemain mencapai kebugaran maksimal.

“Mauro sangat berpengalaman. Penting bagi dia untuk mencetak gol demi kepercayaan dirinya dan tim. Dia belum 100 persen secara fisik, tapi kontribusinya sangat membantu,” tutup Marcos.

Gol perdana Mauro akhirnya menyisakan satu pertanyaan menarik bagi perjalanan Arema FC musim ini. Jika dalam kondisi yang belum 100 persen saja ia sudah mampu mencetak gol pada debutnya, seberapa besar kontribusinya ketika adaptasi dan kondisi fisiknya sudah benar-benar mencapai level terbaik?

Jawabannya tentu masih panjang. Tetapi satu hal sudah terlihat dari debut tersebut, Mauro Zijlstra tidak datang ke Arema FC hanya untuk menjadi pelengkap skuad.