JATIMTIMES
โšก AMP
Versi Web

10 Hari Pertama Dzulhijjah Disebut Waktu Terbaik Setahun, Buya Yahya Anjurkan Amalan Ini

Reporter: Binti Nikmatur โ€ข Editor: Sri Kurnia Mahiruni
๐Ÿ“… 18 Mei 2026, 10:42 WIB โ€ข โฑ๏ธ 3 menit baca

JATIMTIMES - Memasuki awal bulan Dzulhijjah 1447 Hijriah, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal ibadah. Pendakwah Buya Yahya menyebut 10 hari pertama Dzulhijjah menjadi salah satu waktu terbaik untuk memperbanyak amalan, bahkan disebut lebih istimewa dibanding hari-hari biasa dalam setahun.

Dilansir dari akun Instagram resminya, Buya Yahya mengajak umat Islam memanfaatkan awal Dzulhijjah sebagaimana semangat menghidupkan 10 malam terakhir Ramadan.

Baca Juga : Sidang Isbat Putuskan Idul Adha 2026 Serentak 27 Mei, Cek Jadwal Liburnya 

 

โ€œKalau Anda semangat menghidupkan sepuluh akhir bulan Ramadan dan iktikaf di tempat ini (masjid), seharusnya kita harus membuat juga kumpul di sini sepuluh hari, sepuluh awal Dzulhijjah,โ€ ujar Buya Yahya.

Ia mengatakan, kerinduan beribadah di akhir Ramadan seharusnya juga hadir saat memasuki awal Dzulhijjah. Menurutnya, siang maupun malam di bulan ini menjadi waktu yang baik untuk memperbanyak amal saleh.

โ€œKalau memang Anda rindu berbuat baik di hari-hari itu, di bulan Ramadan, akhir Ramadan, Anda harus lebih rindu untuk menghidupkan malam-malam ini atau siangnya (bulan Dzulhijjah),โ€ lanjutnya.

Buya Yahya kemudian mengingatkan agar umat Islam memperbanyak sedekah, puasa sunnah, hingga berbagai bentuk kebaikan lain selama 10 hari pertama Dzulhijjah.

โ€œSiang dengan bersedekah, siang dengan berpuasa, siang dengan melakukan kebaikan. Di malam juga, di sepuluh awal Dzulhijjah ini,โ€ katanya.

Dalam tausiyahnya, Buya Yahya juga mengutip anjuran Rasulullah SAW untuk memperbanyak zikir selama awal Dzulhijjah.

   ู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ุฃูŽูŠู‘ูŽุงู…ู ุฃูŽุนู’ุธูŽู…ู ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽู„ูŽุง ุฃูŽุญูŽุจู‘ู ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ุงู„ู’ุนูŽู…ูŽู„ู ูููŠู‡ูู†ู‘ูŽ ู…ูู†ู’ ู‡ูŽุฐูู‡ู ุงู„ู’ุฃูŽูŠู‘ูŽุงู…ู ุงู„ู’ุนูŽุดู’ุฑู ููŽุฃูŽูƒู’ุซูุฑููˆุง ูููŠู‡ูู†ู‘ูŽ ู…ูู†ู’ ุงู„ุชู‘ูŽู‡ู’ู„ููŠู„ู ูˆูŽุงู„ุชู‘ูŽูƒู’ุจููŠุฑู ูˆูŽุงู„ุชู‘ูŽุญู’ู…ููŠุฏู
 
Artinya: Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh-Nya daripada hari yang sepuluh (sepuluh hari pertama dari Dzulhijjah), karenanya perbanyaklah tahlil, takbir, dan tahmid di dalamnya. (HR Ahmad)

Menurutnya, umat Islam dianjurkan memperbanyak bacaan tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir pada hari-hari tersebut. โ€œMemperbanyak tasbih, tahlil, dan tahmid. Memperbanyak baca Subhanallah, walhamdulillah, walailah, Allah Akbar,โ€ ujarnya.

Baca Juga : Hasil Pengamatan Hilal Awal Zulhijah 1447 Hijriah: Tak Terlihat di Kabupaten Malang 

 

Ia menjelaskan, seluruh amal baik yang dilakukan pada awal Dzulhijjah akan mendapatkan keutamaan berlipat ganda. โ€œYang juga amal-amal yang lainnya, yang biasa kita lakukan dari kebaikan-kebaikan, maka di bulan ini, di hari-hari ini, akan dilipatkan, akan lebih lagi, lebih lagi. Sedekah, perbanyaklah sedekah,โ€ katanya.

Selain ibadah umum seperti puasa dan sedekah, Buya Yahya juga menyinggung adanya amalan khusus yang hanya ada di bulan Dzulhijjah, yakni ibadah kurban dan haji.

โ€œTermasuk di antaranya amalan, ada amalan yang spesial dan adanya hanya di bulan Dhul Hijjah. Yang tidak ada di tempat lain,โ€ ujarnya.

โ€œKalau puasa masih ada di tempat lain. Kemudian bersedekah bisa di tempat lain. Tapi ada satu amalan yang tidak ada, kecuali hanya di bulan Dhul Hijjah. Yaitu menyembelah korban. Dan melaksanakan ibadah haji,โ€ lanjutnya.

Di akhir tausiyahnya, Buya Yahya turut mendoakan umat Islam yang telah maupun belum menunaikan ibadah haji. โ€œSemoga semuanya yang sudah haji, bisa haji lagi. Yang belum pernah naik haji, semoga dimudahkan oleh Allah untuk bisa naik haji,โ€ katanya.

Ia juga mengingatkan agar ibadah dilakukan semata-mata karena Allah SWT, bukan demi gengsi atau pamer. โ€œKarena Allah. Sebab sekarang ada haji jor-joran, bukan karena Allah. Ada umrah jor-joran. Tapi kita ingin semuanya karena Allah Subhanahu Wa Ta'ala,โ€ pungkas Buya Yahya. 

Topik Terkait
# Dzulhijjah# bulan dzulhijjah# keutamaan dzulhijjah# puasa dzulhijjah# bukan yahya

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap