JATIMTIMES - Ahli tarot Denny Darko meramal peluang Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. Diketahui Timnas Indonesia bakal melawan Jepang pada putaran ketiga kualifkasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Pertandingan tersebut digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (15/11/2024). Kick-off pertandingan pukul 19.00 WIB dan akan disiarkan langsung di RCTI.
Baca Juga : LSI Denny JA Ungkap Fakta Mengejutkan di Pilbup Jombang dari Hasil Survei
Berdasarkan hasil terawangan Denny Darko, skuad Garuda sangat mungkin meraih Impian tersebut di kemudian hari. “Saya kira sekarang (impian Timnas Indonesia) sangat mungkin untuk bisa didapatkan, dan ini (bermain di Piala Dunia 2026) akan bisa diperoleh,” ujar Denny Darko melalui YouTube pribadinya @Denny Darko, dikutip Kamis (14/11).
Denny Darko optimistis Timnas Indonesia tetap akan bisa meraih impian meski langkah anak-anak asuh Shin Tae-yong itu tampak berat di grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Tak hanya itu. Denny Darko juga menyorot soal pentingnya warna merah bagi Timnas Indonesia. Menurut dia, warna itu memiliki makna positif untuk keberhasilan skuad Garuda.
Warna merah, kata dia, melambangkan keberanian dan semangat juang yang disebutnya dapat membantu anak-anak asuh Shin Tae-yong itu bermain maksimal di setiap laga. “Saya kira lebih ke warna merah. Merah itu memberi sebuah semangat,” katanya.
Selain warna berenergi positif, Denny Darko juga menyinggung ihwal pentingnya mental para pemain Timnas Indonesia saat menghadapi lawan-lawan yang tangguh.
Baca Juga : Hitung Mundur Puasa 2025: Kapan Ramadan Dimulai?
Meskipun optimistis dengan peluang Timnas Indonesia, Denny Darko mengingatkan agar masyarakat tetap realistis dan tidak terjebak dalam euforia berlebihan. “Hasilnya bagus, tapi jangan overproud. Kita harus tahu bahwa apa pun itu harus seimbang,” ujar Denny.
"Yuk, kita benar-benar ikut mendidik mereka, mendukung mereka, mendoakan mereka karena sepertinya memang kombinasi yang sekarang ini adalah kombinasi pembuka yang akan menyembuhkan persepakbolaan di Indonesia," pungkasnya.