JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Tak seperti Trump Dulu, Biden Janjikan Peralihan Kekuasaan yang Damai-Tertib

Reporter: Anisa Tri Saraswati • Editor: Yunan Helmy
📅 8 November 2024, 08:18 WIB • ⏱️ 2 menit baca

JATIMTIMES - Presiden AS Joe Biden muncul untuk kali pertama  di hadapan publik setelah Donald Trump memenangkan Pemilu AS 2024. Berbicara di Taman Mawar Gedung Putih, Biden menerima hasil pemilu dengan mengucapkan selamat kepada Trump dan menjanjikan peralihan kekuasaan yang damai dan tertib -sesuatu yang tidak diberikan Trump kepada Biden pada tahun 2021. 

Biden menekankan bahwa cinta kepada negara tidak boleh hanya ada saat seseorang menang serta berharap agar integritas sistem pemilu Amerika dihormati dan suhu politik diturunkan.

Baca Juga : Razia Dadakan di Lapas Blitar: Petugas Temukan Paku hingga Parfum di Kamar Warga Binaan

Ia memuji Kamala Harris sebagai mitra yang inspiratif, mengapresiasi keberanian, karakter, dan dedikasinya dalam kampanye pemilu. Kepada tim dan pendukungnya, Biden menyampaikan terima kasih atas upaya selama empat tahun terakhir. 

"Kemunduran tidak dapat dihindari. Menyerah tidak dapat dimaafkan," kata Biden di Taman Mawar Gedung Putih dilansir Reuters pada Jumat (8/11), saat ia berbicara kepada tim yang kecewa dengan kekalahan Wakil Presiden Kamala Harris. "Kekalahan tidak berarti kita kalah." imbuhnya.

Biden menyoroti pencapaian selama masa kepresidenannya, termasuk ekonomi AS yang disebut sebagai yang terkuat di dunia, seraya mendorong untuk memanfaatkan setiap hari tersisa dengan sebaik-baiknya. 

Partai Demokrat menganggap masa jabatannya sebagai kepresidenan yang bersejarah, bukan hanya karena posisinya, melainkan karena apa yang telah dicapai bersama. Ia sekarang akan menjabat selama 74 hari lagi.

Biden menutup dengan pesan harapan: "Tuhan memberkati kalian semua, Tuhan memberkati Amerika, dan Tuhan memberkati pasukan kita."

Baca Juga : Polres Tulungagung Kembali Laksanakan Police Goes To School

Biden sebelumnya memperingatkan soal bahaya Trump. Pada hari Selasa, Trump memenangkan pemilu, mengalahkan Wakil Presiden Partai Demokrat Kamala Harris, setelah kampanye penuh ketegangan yang diwarnai dengan penghinaan dan pernyataan tidak manusiawi yang terus memanaskan situasi politik. 

Ia menyebut Trump sebagai ancaman bagi demokrasi AS dan memperingatkan agar Trump tidak kembali ke Gedung Putih.

Pada akhir Juli, Biden yang berusia 81 tahun mengundurkan diri dari pencalonan dan Harris menggantikan posisi sebagai calon presiden dari Partai Demokrat. Dalam pemilu hari Selasa, Trump berhasil menang dengan jelas.

Topik Terkait
# Pemilu AS# Joe Biden# Donald Trump

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap