JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Apel Hari Santri, Rektor Universitas Trunojoyo Madura Terima Penghargaan dari FJN

Reporter: M. Bahrul Marzuki • Editor: Yunan Helmy
📅 22 Oktober 2024, 16:49 WIB • ⏱️ 2 menit baca

JATIMTIMES - Ada yang berbeda pada peringatan Hari Santri Nasional 2024 di Universitas Trunojoyo Madura, Selasa (22/10). Sebab, Rektor Dr Safi SH MH mendapatkan penghargaan sebagai sosok yang menginspiratif dari Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN).

Dengan mengenakan peci dan sarung warna hijau, Safi menerima penghargaan itu di lapangan kampus. Penghargaan diserahkan oleh Ketua Forkom Jurnalis Nahdliyin Didi Rosadi.

Baca Juga : Rombongan Muslimat NU Serbu Pasar Murah Disperindag di Donomulyo

Pada momen yang istimewa ini, Safi menerima penghargaan dengan disaksikan
ribuan sivitas akademika. Kebetulan juga para mahasiswa sama menggunakan peci dan sarung waktu apel. Sedangkan mahasiswi memakai baju muslimah.

Secara khusus, Safi berterima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh FJN. Dengan penghargaan ini dia berharap bisa memacu kinerja agar lebih giat dan maksimal lagi serta untuk memajukan Kampus UTM.

Pada momen ini dia menyebut tantangan santri sekarang adalah disrupsi teknologi digital di era banjirnya inovasi dan perubahan besar-besaran secara fundamental. Dengan demikian, pondok pesantren diminta untuk siap menyambutnya.

"Lembaga pondok pesantren dan santri harus menyambut secara terbuka, santri harus melek dan cakap terhadap teknologi digital karena disrupsi teknologi digital tidak bisa dibendung. Di mana pun kita berada, teknologi tidak bisa dihindari, santri dan pondok pesantren menjaga diri dari kecakapan teknologi," paparnya.

Menurut dia, di era teknologi digital, serta menyongsong Indonesia emas, santri memiliki peran besar. Santri harus mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan bangsa dan negara. "Apalagi, pendidikan umum dan pesantren sudah tipis untuk dibedakan karena di pesantren mengadopsi pendidikan formal," imbuhnya.

Baca Juga : 25 Tahun Eksis, SMPN 21 Kota Malang Komitmen Terus Kembangkan Prestasi Siswa

Safi juga meminta kepada pemerintah daerah yang mayoritas santri agar dibangun lembaga pesantren. Sehingga ada regulasi khusus, baik berupa peraturan daerah atau peraturan bupati sebagai penguatan Undang-Undang Pesantren ataupun Perpres Pondok Pesantren.

Sementara itu Ketua FJN Didi Rosadi mengaku tidak ada komunikasi pihaknya dengan rektor UTM sebelumnya dalam menentukan penghargaan. "Ini murni dari riset dan usulan teman-teman di FJN," tuturnya.

Menurut dia Rektor UTM Dr Safi adalah sosok yang bisa menginspirasi para santri dalam meraih cita-cita. "Beliau dari santri pondok pesantren bisa menjadi rektor seperti sekarang," imbuhnya.

Topik Terkait
# Rektor Universitas Trunojoyo# Forum Jurnalis Nahdliyin# penghargaan# Hari Santri

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap