MALANGTIMES - Insiden kecelakaan kembali terulang di sepanjang ruas jalan tol yang menghubungkan Malang menuju Pandaan (Mapan). Kali ini giliran mobil pikap pengangkut sayur asal Kecamatan Karangploso yang dikabarkan terguling, saat melintas di kawasan jalan bebas hambatan tersebut, Sabtu (24/8/2019).
Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES.com, peristiwa kecelakaan tunggal ini terjadi sekitar pukul 11.15 WIB. Semula mobil pikap Mitsubishi L3000 nopol W-9975-NU yang dikemudikan oleh Anang Cahyono warga Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso ini. Melintas dari arah Malang dengan kecepatan sekitar 80 kilometer.
Baca Juga : Pemakaman Pasien PDP Covid 19 di Kota Batu Dilakukan Keluarga dengan Pantauan Khusus
Semula pengemudi pikap mengaku tidak ada tanda-tanda jika kendaraannya akan mengalami kecelakaan. Bahkan saat menggeber laju mobil muatan mencapai 80 kilometer, sang pengemudi tidak merasakan adanya kejanggalan.
Petaka bermula saat pikap yang mengangkut aneka sayur itu, melintas di kilometer 48/B dari arah Malang menuju Pandaan. Ketika itu Anang merasa jika mobil yang dikemudikannya sedikit oleng. Lantaran hal inilah, pria 33 tahun itu akhirnya memilih menggunakan lajur kiri.
Namun tidak berselang lama kemudian, kendaraan tersebut tiba-tiba oleng dan terguling ke aspal. Akibatnya nyaris seluruh akses jalan tol dan bahu jalan yang ada di lokasi kecelakaan, tertutup oleh kendaraan dan tumpukan sayur yang dibawa dari daerah Kabupaten Malang tersebut.
”Kecelakaan ini sudah ditangani oleh petugas kepolisian dari PJR (Patroli Jalan Raya) Ditlantas Polda Jatim, informasinya tidak ada korban jiwa atas insiden ini. Hanya saja kendaraan yang terlibat kecelakaan sempat membuat akses jalan tol tertutup,” kata Kanit Laka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto.
Petugas kepolisian yang mendapatkan informasi adanya kecelakaan, langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. Selain mengevakuasi kendaraan pikap yang membawa muatan sayur. Anggota korps berseragam coklat ini, juga memberikan pertolongan pertama terhadap si pengendara pikap yang mengalami luka ringan yakni lecet-lecet di sekujur tubuhnya.
Baca Juga : Komplotan Pelaku Curanmor Terekam CCTV
Agus menambahkan, dari analisa pihak kepolisian yang menangani kasus kecelakaan tunggal ini, penyebab kecelakaan diduga kuat karena kendaraan pikap tersebut membawa muatan terlalu banyak. Selain itu kondisi ban yang digunakan terpantau juga tidak layak pakai. Alhasil ban belakang sebelah kiri yang tidak mampu menyangga muatan sayur-mayur itu, tiba-tiba meletus dan menyebabkan kendaraan oleng dan terguling ke lajur sebelah kiri tol Mapan.
”Berdasarkan informasi terkini, pikap yang terlibat kecelakaan tunggal ini, sudah dievakuasi menggunakan mobil derek Gempol. Usai dievakuasi arus lalu lintas kembali lancar,” tutup Agus.
