Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Presentasi Kebudayaan Wali Kota Malang Pikat Tim Penilai Anugerah PWI Pusat

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Yunan Helmy

09 - Jan - 2026, 19:28

Placeholder
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat melakukan presentasi.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memaparkan komitmen Pemerintah Kota Malang dalam memajukan kebudayaan pada presentasi Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat yang digelar di Kantor PWI Pusat, Jakarta, Jumat (9/1/2026).

Dalam pemaparannya, Wahyu menjelaskan bahwa Kota Malang memiliki ekosistem budaya yang lengkap dan saling terhubung, mulai dari seni tradisi, sejarah kota, kuliner khas, hingga perkembangan industri kreatif yang digerakkan generasi muda.

Baca Juga : Bondowoso Tambah Tiga Warisan Budaya Takbenda Indonesia, Tradisi Pojien Target Berikutnya

Ia juga menyinggung pengakuan internasional yang diraih Kota Malang sebagai Kota Kreatif Dunia UNESCO bidang Media Arts pada akhir 2025. Capaian tersebut dinilai menjadi bukti bahwa kebudayaan di Kota Malang terus tumbuh secara adaptif tanpa meninggalkan akar lokal.

“Kebudayaan di Kota Malang bukan sekadar warisan, tetapi menjadi bagian dari pembangunan yang berkelanjutan. Potensi sejarah, seni, dan kreativitas masyarakat menjadi kekuatan utama kota ini,” ujar Wahyu di hadapan tim penilai yang terdiri dari Dr Nungki Kusumastuti, Agus Dermawan T, Sudjiwo Tejo, dan Yusuf Susilo Hartono.

Salah satu program yang mendapat perhatian tim penilai adalah Program 1.000 Event. Program ini dirancang untuk menghidupkan ruang-ruang publik melalui berbagai kegiatan budaya, festival seni, pameran kreatif, serta agenda berbasis kearifan lokal yang digelar sepanjang tahun.

Menurut Wahyu, program tersebut menjadi strategi untuk melibatkan masyarakat secara langsung sekaligus memperkenalkan kembali nilai-nilai budaya kepada generasi muda. 

“Kearifan lokal yang pernah hidup di Kota Malang perlu dihadirkan kembali agar tidak tergerus oleh zaman,” katanya.

Selain penguatan agenda budaya, Pemkot Malang juga mendorong pemberdayaan pelaku seni, dukungan bagi UMKM berbasis budaya, serta kolaborasi lintas sektor agar kebudayaan mampu memberikan dampak ekonomi dan pariwisata.

Baca Juga : Tarif Pajak Kendaraan dan Opsen 2026 di Jawa Timur, Ini Rincian Lengkapnya

Dalam sesi diskusi, tim penilai menyoroti kuatnya identitas sosial masyarakat Malang serta keberlangsungan bahasa khas daerah di tengah modernisasi. Hal tersebut dijawab dengan penjelasan mengenai upaya pelestarian identitas lokal melalui pendidikan, ruang ekspresi, dan kegiatan berbasis komunitas.

Presentasi ini merupakan bagian dari rangkaian penilaian Anugerah Kebudayaan PWI Pusat yang diberikan kepada kepala daerah atas dedikasi dan kontribusinya dalam memajukan kebudayaan di daerah masing-masing.

Penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI Pusat dijadwalkan akan diserahkan pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Serang, Provinsi Banten.

Melalui keikutsertaan ini, Kota Malang menegaskan konsistensinya dalam menjadikan kebudayaan sebagai fondasi pembangunan, penguatan identitas, sekaligus penggerak ekonomi daerah.


Topik

Pemerintahan Kota Malang Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Anugerah Kebudayaan PWI Pusat kota budaya



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Yunan Helmy