Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Dishub Kota Malang Kembali Sosialisasikan Gedung Parkir Kayutangan Heritage, Gratis Selama Sepekan

Penulis : Hendra Saputra - Editor : A Yahya

07 - Jan - 2026, 11:27

Placeholder
Gedung parkir Kayutangan Heritage yang dikelola Dishub Kota Malang (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang kembali mensosialisasikan pemanfaatan gedung parkir Kayutangan. Upaya ini dilakukan sejak akhir tahun lalu dengan membuka layanan parkir gratis, sebagai langkah awal membentuk kebiasaan baru masyarakat dalam memarkir kendaraan di kawasan destinasi wisata dan pertokoan Kayutangan.

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan bahwa sosialisasi sebenarnya sudah dimulai pada malam pergantian tahun, tepatnya 31 Desember. Saat itu, Dishub membuka parkir gratis sekaligus menggencarkan publikasi melalui pemasangan baliho dan penyebaran flyer, baik secara langsung di lapangan maupun melalui media online.

Baca Juga : ASN Bengkulu Masuk Kantor Cuma 3 Hari Mulai 2026, Ini Skema WFA dan Dampaknya

“Sebagaimana sudah diketahui, kita sudah mengawali di awal tahun, di akhir tahun tanggal 31, di malam itu sudah kita lakukan sosialisasi dengan membuka parkir secara gratis. Dengan memasang baliho dan flyer baik secara langsung di media luar maupun di online,” ujar Widjaja.

Memasuki tahap lanjutan, Dishub kembali menggelar sosialisasi intensif pada 7 hingga 13 Januari. Dalam periode tersebut, parkir gratis diberikan selama satu minggu penuh bagi pengendara roda dua maupun roda empat.

Gedung parkir yang terhubung hingga kawasan Mojopahit itu memiliki kapasitas cukup besar. Untuk kendaraan roda empat mampu menampung sekitar 40 unit, sedangkan roda dua mencapai 800 unit.

“Angka itu sudah kami lakukan kajian, kami menghitung pada peak season Jum'at, Sabtu, Minggu itu rata-rata 800 unit kendaraan roda dua. Maka bisa kami paksakan masuk di sini,” ungkapnya.

Menurut Widjaja, sosialisasi ini dilakukan secara bertahap. Mulai dari memperkenalkan lokasi gedung parkir, mengarahkan pengendara, hingga membentuk kebiasaan baru agar masyarakat terbiasa memanfaatkan fasilitas parkir milik pemerintah daerah.

“Namanya juga sosialisasi ya, ada yang namanya ada tahapan orang baru tahu, yang tahap berikutnya adalah, oh kalau saya mau parkir berarti harus masuk ke situ, sini,” katanya.

Tahap akhir yang ditargetkan adalah terciptanya pola parkir yang tertib dan terpusat. Dengan begitu, masyarakat yang hendak menuju kawasan Kayutangan, baik untuk berwisata maupun berbelanja, sudah langsung mengarah ke gedung parkir resmi.

“Nah, terakhirnya adalah menjadi kebiasaan, artinya sudah tahu nih, saya kalau mau parkir, mau menuju ke kayutangan, ke area destinasi atau daerah pertokoan kayu tangan, bisa memanfaatkan gedung parkir yang ada dimiliki oleh pemerintah daerah,” lanjut Widjaja.

Baca Juga : Bukan Soal Kaya, Ini Alasan Indonesia Dinobatkan Negara Paling Bahagia di Dunia

Meski nantinya parkir tidak lagi digratiskan, Dishub memastikan petugas tetap disiagakan untuk memberikan arahan kepada pengendara yang memanfaatkan gedung parkir tersebut. 

Selain sosialisasi, Dishub juga telah menindaklanjuti hasil evaluasi teknis gedung parkir. Salah satu catatan sebelumnya terkait adanya genangan air telah diperbaiki.

“Sudah semua, itu kan yang evaluasi kemarin itu kan hanya ada genangan aja. Kalau bocor itu, tampias saja bukan, yang sebenarnya tidak ada pada RAB ya. Kami minta, termasuk yang di belakang, itu saya minta untuk dipasang. Begitu ya, pada prinsipnya sudah kita perbaiki, kita tutup itu yang genangan-genangan supaya masyarakat nyaman,” tegasnya.

Widjaja menambahkan, gedung parkir masih dalam masa pemeliharaan sehingga jika ke depan ditemukan kekurangan, perbaikan akan segera dilakukan.

Untuk mendukung kelancaran sosialisasi, Dishub Kota Malang mengerahkan personel gabungan. Selama sepekan ini, sebanyak 25 petugas diterjunkan di setiap shift, melibatkan unsur Denpom, Kodim, Polresta, serta petugas internal Dishub.

“Kami libatkan selama seminggu ini, libatkan dari personil dari Denpom, Kodim, Polresta. Dari internal kami, kami gerakan semuanya, kita mencapai 25 orang setiap shift-nya. Tersebar sampai ke Jalan Raya. Dari ujung sampai ujung,” pungkasnya.


Topik

Peristiwa Dishub kota malang Widjaja saleh putra parkir kayutangan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

A Yahya