Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Ekonomi

Libur Nataru Bawa Berkah, Omzet PKL Alun-Alun Kota Batu Melejit 60 Persen

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Dede Nana

06 - Jan - 2026, 13:33

Placeholder
Ramainya kawasan Alun-alun Kota Batu saat libur Nataru berdampak pada naiknya omzet PKL Alun-alun hingga 60 persen.(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Lonjakan kunjungan wisatawan saat momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) membawa angin segar bagi roda perekonomian mikro di Kota Batu. Sebab, tak hanya destinasi wisata yang diserbu pelancong, para pelaku UMKM dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di jantung kota pun turut kecipratan untung.

Kenaikan pendapatan yang signifikan dirasakan oleh para pedagang di kawasan kuliner Alun-Alun Kota Wisata Batu (KWB). 

Baca Juga : Trotoar di Kota Batu Dipercantik Lampu Hias, Pemkot Kebut Pengerjaan di Awal Tahun

Ketua Paguyuban PKL Alun-Alun KWB, Puspita Herdysari, mengungkapkan bahwa realitas di lapangan melampaui prediksi awal yang hanya diperkirakan naik sampai angka 30-40 persen.

"Alhamdulillah, ternyata antusiasme wisatawan luar biasa. Kenaikan omzet pedagang menyentuh angka 60 persen," ungkapnya saat dikonfirmasi belum lama ini.

Secara matematis, lonjakan ini sangat terasa di dompet pedagang. Jika pada hari biasa rata-rata omzet berkisar antara Rp400 ribu hingga Rp1 juta, selama momen Nataru kemarin, para pedagang mampu mengantongi Rp640 ribu hingga Rp1,6 juta per harinya.

Wanita yang akrab disapa Pipit itu menjelaskan, puncak panen pembeli bagi PKL ini terjadi pada tanggal 31 Desember dan 1 Januari. Bahkan, demi melayani gelombang wisatawan yang tak ada habisnya, banyak pedagang yang memilih menambah jam operasional hingga dini hari.

"Khusus malam pergantian tahun, banyak yang tidak tutup toko karena wisatawan semakin padat, apalagi ada kegiatan doa bersama di Alun-Alun yang membuat suasana tetap ramai sampai subuh," jelasnya.

Baca Juga : Optimistis Kinerja Positif di Tahun 2026,  Direksi Bank Jatim Borong Saham

Menariknya, meski diserbu ribuan pengunjung, Pipit menjamin tidak ada praktik getok harga atau menaikkan harga secara tidak wajar. Wanita asal Kelurahan Sisir itu memastikan komitmen pedagang dijaga ketat oleh paguyuban demi menjaga citra pariwisata Kota Batu.

"Mayoritas pedagang sudah memasang daftar harga permanen di gerobak masing-masing. Kami ingin wisatawan merasa aman dan nyaman, sehingga mereka punya kesan baik saat kulineran di sini," pungkas Pipit.


Topik

Ekonomi nataru pkl pkl kota batu alun alun kota batu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Dede Nana