MALANGTIMES - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Mahfud MD menyatakan dirinya bangga menjadi orang Madura. Sebab, orang Madura dikatakannya senang bergurau dengan penuh persahabatan. Pernyataan Mahfud ini muncul lantaran ia melihat sebuah video menggemaskan seorang siswa di satu sekolah dasar di Kabupaten Bondowoso.
Dalam video tersebut, terlihat empat orang siswa sedang berbaris dengan menggunakan seragam olahraga. Siswa siswi tersebut memakai nomor dada 1, 2, 3, dan 4. Setelah itu, seorang guru memberikan instruksi kepada empat siswa tersebut. Ia menyatakan bahwa saat itu sedang penilaian lari.
"Sekarang praktik penilaian lari. Menempati posisi masing-masing," perintahnya.
Empat siswa itu kemudian menjawab dengan lantang dan bersamaan, "SIAP!" sambil hormat. Selanjutnya, mereka langsung menempati posisi masing-masing dan mengambil sikap lari. Sang guru pun menyuruh mereka lari dengan aba-aba hitungan.
"1 2 3 lari!"
Siswa bernomor dada 1, 2, dan 3 pun lari. Namun, siswa nomor dada 4 masih jongkok dan tidak beranjak. Sang guru pun tanya kepada siswa nomor dada 4 itu dengan bahasa Madura.
Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh
Guru: "Eh, Mat, ma' ta' buru be'en?" (Eh, Mat, kok gak lari kamu?
Siswa: "Kan satu dua tiga, pak Solari, bule kan nomer empak." (Kan kata Pak Solari satu, dua, tiga, saya kan nomer empat)
Guru: "Beh, Allahu akbar, buru buru buru!" (Allahu akbar, lari lari lari!)
Video berdurasi 24 detik itu pun viral di media sosial. Termasuk di Twitter hingga diretweet oleh Mahfud melalui akun twitternya @mohmahfudmd. Ia menyatakan bahwa humor-humor yang berasal dari Madura polos dan tidak menyakitkan orang.
"Saya bangga jd orang Madura karena kami senang bergurau dgn penuh persahabatan. Humor2 yang berasal dari Madura menunjukkan kepolosan yg tidak menyakitkan orang lain. Lucu tapi menggemaskan dan mencerdaskan. Lugu tp ada jalan keluar. Kangen suasana Madura yg selalu mengasyikkan," tulisnya.
Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis
Twit Mahfud pun mengundang ketertarikan netizen. Karena twitnya yang menyinggung Madura, banyak yang juga mengenang kemaduraan masing-masing.
